Lampung Selatan

View AllLampung Barat

Berita Terbaru

28 April 2026

DPUPR Pesibar Siapkan Tiga Paket Pembangunan untuk Dilelang Melalui LPSE

DPUPR Pesibar Siapkan Tiga Paket Pembangunan untuk Dilelang Melalui LPSE


Pesisir Barat – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) saat ini tengah mempersiapkan tiga paket kegiatan pembangunan yang akan segera memasuki proses lelang melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Kadis PUPR Pesibar, Mesrawan, S.STP., M.Si., mengatakan, pihaknya sedang merampungkan berbagai persiapan administrasi dan teknis sebelum tahapan lelang resmi dimulai.

“Saat ini kami tengah mempersiapkan tiga paket kegiatan yang akan segera diproses lelang sebelum pelaksanaan pembangunan dilakukan,” kata dia.

Dijelaskannya, sebelum masuk ke tahap lelang, seluruh paket pekerjaan harus melalui proses penilaian terlebih dahulu oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Hal ini dilakukan untuk memastikan kelayakan serta kesesuaian perencanaan kegiatan dengan ketentuan yang berlaku.

“Proses penilaian oleh APIP menjadi tahapan penting untuk memastikan semua dokumen dan perencanaan sudah sesuai. Setelah itu barulah lelang dapat dilaksanakan,” jelasnya.

Adapun tiga paket kegiatan yang akan dilelang tersebut meliputi pembangunan Jembatan Way Pemerihan di Kecamatan Bangkunat, pembangunan Kantor Lurah Pasar Krui di Kecmaatan Pesisir Tengah, serta pembangunan dinding penahan tanah Way Laay di Kecamatan Karya Penggawa.

Menurutnya, ketiga proyek tersebut memiliki peran penting dalam mendukung infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Barat. Oleh karena itu, pihaknya berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Jika penilaian dari APIP telah selesai, maka tahapan lelang akan langsung kami laksanakan. Kami berharap pembangunan dari ketiga kegiatan ini dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ag)

27 April 2026

STQ Lampung Selatan 2026 Ditutup, Sekda Supriyanto Tegaskan Target Besar: Juara hingga Tingkat Provinsi

STQ Lampung Selatan 2026 Ditutup, Sekda Supriyanto Tegaskan Target Besar: Juara hingga Tingkat Provinsi


Lampung Selatan - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi menutup gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VII tingkat kabupaten di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, para kepala perangkat daerah, camat se-Lampung Selatan, Ketua LPTQ Lampung Selatan dan jajaran, dewan hakim, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Supriyanto menegaskan bahwa STQ bukan sekadar agenda rutin tahunan atau ajang perebutan piala. Lebih dari itu, STQ merupakan sarana strategis untuk memperkuat syiar Islam sekaligus membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“STQ adalah momentum memperkuat syiar Islam dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Melalui lantunan ayat suci, kita diingatkan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup utama,” ujar Supriyanto.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan bagi para peserta, khususnya para juara, agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Menurutnya, hasil STQ harus menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang dilakukan LPTQ di tingkat kecamatan.

“Para juara akan dipersiapkan melalui pembinaan yang lebih intensif dan terukur. Ini adalah titik awal untuk langkah yang lebih besar ke depan,” tegasnya.


Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turut memberikan apresiasi kepada dewan juri atas integritas dalam penilaian, serta kepada seluruh peserta dan official yang telah berpartisipasi dengan maksimal mewakili kecamatan masing-masing.

Kepada para pemenang, Supriyanto berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab berikutnya adalah membawa nama baik daerah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Lampung.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah secara simbolis kepada para juara pertama dari berbagai cabang lomba. Di antaranya, Muh. Doni Saputra untuk cabang Tilawah Qur’an Remaja Putra, Sandi Adi Pratama untuk Hifzil Qur’an 1 Juz Ma’attilawah Putra, serta M. Rafi Alfaris untuk Khottil Qur'an Kaligrafi Kontemporer Putri.

Selain itu, prestasi juga diraih oleh Wike Widianti dari Kecamatan Katibung pada cabang Fahmil Qur’an Grup Putra, serta Muh. Quraish Shihab dari Katibung pada cabang Makalah Qur’an Putra, dan Erika Tantania Assyifa dari Tanjung Sari pada cabang 500 Hadits Putri.

Dengan berakhirnya STQ ke-VII ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap pembinaan generasi Qur’ani semakin kuat dan berkelanjutan, sekaligus mampu mencetak duta-duta terbaik untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (Gil-Kmf)

Pemkab Pesibar Siapkan Pembangunan Jembatan Way Pemerihan

Pemkab Pesibar Siapkan Pembangunan Jembatan Way Pemerihan


Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), telah menyiapkan pembangunan jembatan Way Pemerihan, di Kecamatan Bangkunat, yang mengalami kerusakan dan menghambat akses masyarakat di wilayah tersebut.

Kadis PUPR Pesibar Mesrawan, S. STP., M. Si., mengatakan, saat ini Dinas PUPR Tengah mempersipkan proses lelang untuk memulai pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.

“Pembangunan jembatan masih dalam proses persiapan dan kami pastikan akan dilaksanakan pada tahun ini. Kami tingga melaksanakan proses lelang sebelum memulai pelaksanaan pembangunan,” kata dia

Dijelaskannya, hingga kini Pemkab Pesibar terus berupaya memberikan penanganan cepat terhadap kerusakan jembatan Way Pemerihan agar bisa kemabli dimanfaatkan.

“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari beberapa upaya yang sebelumnya sudah dilaksanakan. Hal itu juga sesuai dengan komitmen dan instruksi pimpinan agar permasalahan jembatan Way Pemerihan dapat segera ditangani dengan maksimal,” jelasnya


Menurutnya, selain pembangunan Jembatan Way Pemerihan sejumlah kegiatan akan dilaksanakan pada tahun ini seperti peningkatan sejumlah ruas jalan, pembangunan gedung hingga kegiatan lainnya

“Pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia, meski begitu kami upayakan sesuai dengan skala prioritas,” ujarnya.

Pihaknya berharap, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pada tahun ini dapat berjalan maksimal, sehingga keberadaanya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Tentu kami akan berupaya agar semua pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan tahun ini bisa bermanfaat untuk masyarakat di seluruh wilayah sasaran,” pungkasnya. (Ag)

26 April 2026

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah


Palembang - Setelah melalui proses penilaian panjang dan ketat dalam mengukur kemampuan daerah mengelola pembiayaan secara inovatif, Kabupaten Lampung Selatan akhirnya berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional. 


Daerah ini meraih peringkat kedua kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam acara yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sabtu malam (25/4/2026).


Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan detik.com ini menilai sejauh mana pemerintah daerah mampu menerapkan konsep entrepreneur government, yakni pendekatan inovatif dalam menggali serta mengelola sumber pembiayaan pembangunan secara kreatif dan berkelanjutan.


Dalam kategori kabupaten, posisi pertama diraih Kabupaten Bintar, disusul Kabupaten Lampung Selatan di posisi kedua, dan Kabupaten Batu Bara di peringkat ketiga. Sementara di tingkat kota, Kota Bandar Lampung menempati posisi pertama, diikuti Kota Medan dan Kota Palembang. Adapun penghargaan tingkat provinsi diraih oleh Sumatera Utara.


Selain penghargaan, para pemenang juga memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai stimulus daerah. Juara kedua seperti Lampung Selatan berhak atas bantuan sebesar Rp2 miliar, sementara juara pertama mendapatkan Rp3 miliar dan juara ketiga Rp1 miliar.


Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan instrumen untuk mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat antar pemerintah daerah.


“Penghargaan ini menjadi metode untuk mendorong kinerja pemerintah daerah agar lebih optimal. Tantangan kepala daerah tidak mudah, sehingga capaian positif perlu dipublikasikan agar diketahui masyarakat luas,” ujar Tito.


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan media arus utama dalam menjaga kredibilitas ajang penghargaan tersebut.


Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia menyebut penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.


“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari wakil bupati, sekda, perangkat daerah, hingga masyarakat di tingkat desa. Penghargaan ini kami persembahkan untuk Kabupaten Lampung Selatan,” kata Egi.


Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam pengelolaan pembiayaan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Kmf)

24 April 2026

Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Jamnas PPAJI 2026, Bupati Egi Siapkan Konsep “Spirit of Krakatoa” untuk Dongkrak Wisata

Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Jamnas PPAJI 2026, Bupati Egi Siapkan Konsep “Spirit of Krakatoa” untuk Dongkrak Wisata


Lampung Selatan - Kabupaten Lampung Selatan resmi dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Nasional (Jamnas) ke-XIV Persatuan Penggemar American Jeep Indonesia (PPAJI) Tahun 2026 yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang.

Event otomotif berskala nasional ini merupakan ajang silaturahmi penggemar American Jeep Indonesia yang diperkirakan akan diikuti peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Kepastian tersebut terungkap dalam audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dengan Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Penggemar Asli Jeep Indonesia (PPAJI) Provinsi Lampung di ruang kerja bupati, Rabu (22/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Ketua Pengda PPAJI Provinsi Lampung, M. Jonas, menyampaikan bahwa penunjukan Lampung Selatan sebagai tuan rumah merupakan hasil kesepakatan bersama komunitas Jeep Willys tingkat nasional. 

Ia menyebut, jambore ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas, tetapi juga berpotensi besar mendorong promosi pariwisata daerah.

“Peserta akan datang dari seluruh Indonesia. Ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan yang sangat besar,” ujar Jonas.

Ia juga mengusulkan agar pelaksanaan Jamnas dapat dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Selatan guna meningkatkan daya tarik dan kemeriahan acara.

Selain itu, Ketua Willys Lampung Community (WLC) Koordinator Wilayah Lampung Selatan, Nivolin, turut menyampaikan rencana pengukuhan kepengurusan yang akan dilaksanakan pada 25 April 2026. Ia berharap Bupati Lampung Selatan dapat hadir dalam agenda tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut positif rencana penyelenggaraan Jambore Nasional tersebut. Ia bahkan membuka peluang untuk mengintegrasikan kegiatan itu dalam rangkaian Lampung Selatan Fest 2026.

“Kami sangat terbuka dan menyambut baik kegiatan ini. Jika dirangkaikan dengan Lampung Selatan Fest 2026, dampaknya akan jauh lebih luas, baik dari sisi promosi maupun ekonomi,” kata Egi.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya konsep yang kuat dalam penyelenggaraan jambore agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Ia mendorong agar event tersebut mengangkat tema “Spirit of Krakatoa”, dengan menggabungkan unsur sejarah, baik sejarah kendaraan Willys maupun sejarah Kabupaten Lampung Selatan.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.

Melalui penyelenggaraan Jambore Nasional PPAJI 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap dapat mendorong pengembangan wisata berbasis ekspedisi serta meningkatkan citra daerah sebagai destinasi unggulan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung penuh dan siap berkolaborasi untuk menyukseskan kegiatan ini,” tegas Egi. (Kmf-lmhr)