Foto: Istimewa
RO - Dua orang ditemukan tewas tanpa busana di dalam mobil di Pelabuhan Merak, Banten. Keduanya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Hasil keterangan sementara, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB saat kapal KMP Nusa Putra sandar di dermaga 3 Pelabuhan Merak. Saat keduanya ditemukan tewas, kondisi mobil bernomor polisi BG 1795 J dalam keadaan mesin mobil menyala.

Keduanya diketahui tewas saat kru kapal mendapat laporan dari penumpang lain yang hendak masuk ke dalam mobil lantaran kapal sudah sandar dan siap bongkar. Namun, para penumpang lain kaget mendapati keduanya dalam keadaan tak bernyawa dan tanpa busana.

Hasil visum luar oleh tim Inafis Polres Cilegon menyebut ada luka lecet di bagian vagina korban perempuan.

Luka lecet itu diduga akibat bersetubuh. Proses autopsi jenazah baru dilakukan hari ini di RSDP Serang.

"Hasil sementara pemeriksaan luar di vagina perempuan luka lecet diduga akibat bersetubuh. Ada luka lecet untuk visum luar karena autopsi baru dimulai hari ini, kemarin dokternya nggak ada," kata Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2020).

Dugaan awal polisi kedua korban diduga terlalu banyak menghirup karbon monoksida di dalam mobil. Kedua korban saat berlayar menggunakan KMP Nusa Putra dari pelabuhan Bakauheni berada di dalam mobil berduaan dengan kondisi mesin menyala.

"Dugaan sementara pertama penyebab kematiannya karena karbon monoksida terus di bagian selangkangan terdapat luka lecet," kata dia.

Polisi masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit untuk mengetahui pasti penyebab kematian kedua korban yang ditemukan tak bernyawa tanpa busana.

Kasus penemuan mayat sepasang pria dan perempuan itu sempat menghebohkan petugas dan penumpang di Pelabuhan Merak.

BUKAN SUAMI ISTRI

Identitas mayat laki-laki perempuan yang ditemukan tewas telanjang akhirnya terungkap setelah keluarga korban mendatangi kantor polisi di Merak, Banten. Keduanya sama-sama berasal dari Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir, Sumsel.

Mayat laki-laki bernama Suharto (54) dan perempuannya RW (33). S merupakan sopir travel dan Retno ialah penumpangnya. Keduanya ditemukan tewas di jok bagian tengah mobil Kijang Innova BG 1795 J.

"Keterangan keluarga mereka bukan suami istri, cuma memang domisilinya satu kecamatan," kata Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2020).

(Sumber: Detik.com)