RETORIKAONLINE - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, meminta kepada masyarakat Lampung Selatan untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan, mengingat perkembangan penularan covid-19 di Lampung Selatan cenderung tak terkendali. 


Hal itu disampaikan bupati Nanang Ermanto saat melaksanakan rapat koordinasi melalui virtual meeting dengan Camat Katibung, Hendra Jaya, beserta Kades, Calon Kades dan para UPT wilayah Kecamatan Katibung di Aula Sebuku, Minggu (18/07/2021). 


Tak lupa, orang nomor satu di Lampung Selatan itu, mengabsen satu persatu ASN maupun Kades dan Cakades yang mengikuti virtual meeting tersebut.


Nanang meminta kepada semua aparatur di Kecamatan Katibung, baik Camat, Kades, KUPT untuk dapat bekerja sama dan bergotong-royong menekan laju covid-19 di Lampung Selatan. 


"Penularan covid-19 saat ini luar biasa, oleh karenanya saya meminta kepada semua masyarakat Lampung Selatan untuk benar-benar menjaga protokol kesehatan. Pak Camat sebagai komandan di wilayah Kecamatan Katibung, lakukan koordinasi, gerakkan Uspika serta UPT untuk menekan laju covid-19. Sosialisasikan prokes, sosialisasikan penundaan pilkades, kontrol situasi di Katibung," ujarnya.


Dari data yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Eka Riantinawati, tren kasus covid-19 mingguan di Lampung Selatan berfluktuasi. Angka kesembuhan dari positif covid sebesar 81,6%, masih dibawah angka nasional sebesar 84,6%. Demikian juga dengan angka kematian. Angka kematian di Lampung Selatan masih cukup tinggi, yakni sebesar 5,2% dan ini masih diatas angka nasional yakni sebesar 2,6%. Sedangkan kasus aktif sebesar 13,2% masih dibawah angka nasional yakni sebesar 14,8%.


"Dari data yang disampaikan oleh Kadis Kesehatan tadi, maka saya memutuskan untuk menunda sementara pelaksanaan Pilkades serentak di Lampung Selatan Keadaan ini tentu tidak kita inginkan, tetapi jika melihat tren covid 19 di Lampung Selatan, saya harus menunda pilkades. Saya tidak ingin masyarakat Lampung Selatan lebih banyak lagi yang terpapar covid-19. Nyawa diatas segalanya," tegas Nanang. 


Tak hanya penundaan pilkades serentak, dirinya juga meminta pada saat perayaan Idul Adha, masyarakat tidak melakukan takbir keliling dan menghimbau kepada umat muslim, kiranya dapat melaksanakan ibadah shalat Idul Adha di rumah saja bersama keluarga.


"Melihat perkembangan situasi covid saat ini, tidak ada libur bagi kita, kemarin, hari ini, kita bekerja, berkoordinasi, berbuat sesuatu untuk menyelamatkan masyarakat. Dengan keikhlasan dan ketulusan kita bekerja, insya Allah kita selalu di lindungi Allah SWT," tutup Nanang. (Red)