LAMSEL - Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto pimpin langsung rapat persiapan menghadapi Verifikasi Lapangan Hibryd (VLH) dan Verifikasi Lapangan Kunjungan (VLK) Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten/Kota Tahun 2022.


Rapat tersebut diselenggarakan di kediaman Bupati Lampung Selatan di Desa Way Galih Kec.Tanjung Bintang dan diikuti oleh semua pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Selatan yakni Sekda, para Asisten, para Kepala Perangkat Daerah, para Camat dan undangan terkait, Sabtu (28/5/2022).


Bupati Lampung Selatan beserta jajaran berkomitmen dengan berbagai upaya dalam mewujudkan KLA sebagai sistem Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus bagi Anak yang melibatkan seluruh Perangkat Daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Media maupun Dunia Usaha.


Salah satu upaya yang telah dilakukan dengan membentuk Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Lampung Selatan serta dengan berbagai inovasi-inovasi dalam mendukung program KLA di Lampung Selatan.


Menyampaikan arahan, Bupati Nanang menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antar semua perangkat daerah terutama agar dapat menguasai dan memahami apa yang menjadi komitmen dalam mewujudkan Lampung Selatan sebagai Kabupaten Layak Anak.


“Tanggal 31 Mei ada penilaian KLA, apapun kegiatannya adalah tanggung jawab bersama yaitu seluruh jajaran pejabat yang ada di Lampung Selatan baik pada tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, jadi bukan satu pihak saja atau satu dinas saja,” terang Nanang.


Bupati juga menambahkan, dengan terciptanya koordinasi dan kerjasama yang kuat di mulai saat ini, maka kedepan segala macam masalah terkait hak-hak anak dan tumbuh kembang anak di Lampung Selatan makin terjaga, terpantau, terevakuasi, sehingga anak Lampung Selatan kedepan menjadi anak yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.


“Karna pembangunan dan kemajuan suatu daerah itu bukan insfrastruknya yang bagus dan lain lainnya tapi ada aspek yang lebih penting yaitu generasi atau sumberdaya manusianya,” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut Bupati Lampung Selatan juga menghadirkan langsung Pendamping KLA yang sekaligus adalah Direktur Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak, Toni Fisher sebagai pembicara. (Hy/kmf)