PESISIR BARAT – Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) terus berupaya memperkuat fondasi olahraga prestasi sejak dini. Melalui Bidang Pendidikan Dasar, pihak dinas kini tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Hadiancha, S.E., menyatakan bahwa ajang tahunan ini bukan sekadar rutinitas kompetisi. Lebih dari itu, O2SN merupakan instrumen penting dalam memetakan bakat atlet potensial yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.
Hadiancha menekankan bahwa proses seleksi tahun ini akan dilakukan secara ketat. Hal ini bertujuan untuk memastikan perwakilan yang dikirim ke tingkat provinsi nantinya benar-benar merupakan atlet terbaik di bidangnya.
"Baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), cabang olahraga yang akan dilombakan meliputi empat cabang, yakni atletik, badminton (bulu tangkis), pencak silat, dan senam lantai," jelas Hadiancha.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi, pelaksanaan O2SN 2026 tersebut direncanakan bakal bergulir pada 10 juni 2026 di komplek pantai labuhan jukung.
Selain mengejar prestasi fisik, Hadiancha menambahkan bahwa O2SN dirancang sebagai wadah pembentukan karakter siswa. Melalui olahraga, para siswa diharapkan dapat menyerap nilai-nilai sportivitas, disiplin, serta kemampuan kerja sama tim yang baik.
Menjelang hari pelaksanaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat mengimbau setiap satuan pendidikan untuk mulai melakukan seleksi internal secara mandiri di sekolah masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat siswa untuk kembali aktif berolahraga setelah sebelumnya fokus pada kegiatan akademik di kelas. (Ag)
