Tampilkan postingan dengan label Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung. Tampilkan semua postingan

13 Maret 2026

Siap Hadapi Lebaran, Pengelola Tol Bakauheni - Terbanggi Besar Siapkan Langkah Strategis

Siap Hadapi Lebaran, Pengelola Tol Bakauheni - Terbanggi Besar Siapkan Langkah Strategis

Foto: Ist

Lampung — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, pengelola Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) menyatakan kesiapan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026. Berbagai langkah strategis telah disiapkan guna memastikan kelancaran perjalanan serta keselamatan para pengguna jalan tol.


*Prediksi Pergerakan Pemudik*


Merujuk pada data nasional yang disampaikan oleh Polri, pada tahun 2026 diprediksi terdapat 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode arus mudik Lebaran. Angka ini diperkirakan menurun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut diperkirakan juga akan mempengaruhi volume lalu lintas di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar yang berpotensi mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun lalu.


Adapun periode arus mudik diprediksi terjadi pada 14–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.


Sebagai gambaran, pada periode angkutan Lebaran tahun 2025 (21 Maret–10 April 2025), tercatat sebanyak 1.005.654 kendaraan melintas di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, atau turun sekitar 0,06 persen dibandingkan tahun 2024.


*Kesiapan Infrastruktur Jalan*


Hingga H-11 Lebaran, kesiapan operasional Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar telah mencapai 99,9 persen. Seluruh pekerjaan perbaikan mayor telah diselesaikan.


Untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui selama periode mudik, pengelola tol menyiagakan tim pothole, stok material coldmix, serta tim taskforce penanganan genangan dan aquaplaning di sejumlah titik rawan.


*Pelayanan Transaksi di Gerbang Tol*


Guna mengantisipasi antrean kendaraan di Gerbang Tol Bakauheni, pengelola tol menambah jumlah personel yang bertugas membantu kelancaran transaksi.


Selain itu, pengelola juga menyiapkan mobile reader untuk mempercepat proses transaksi apabila terjadi peningkatan volume kendaraan. Disiapkan pula lajur khusus bagi kendaraan yang memiliki saldo uang elektronik tidak mencukupi, sehingga tidak menghambat kendaraan lain yang memiliki saldo cukup.


*Pembatasan Kendaraan*


Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB), akan diberlakukan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas mulai 13 hingga 29 Maret 2026.


Kendaraan sumbu tiga yang tidak mengangkut kebutuhan pokok, logistik, sandang pangan, maupun bantuan bencana akan diputarbalikkan. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan selama periode arus mudik dan balik Lebaran.


Sejak 7 Maret 2026, pengelola tol bersama Polres Lampung Selatan juga telah melakukan penertiban kendaraan sumbu tiga di area parkir Rest Area KM 49, KM 33, dan KM 20 guna memastikan kapasitas parkir tetap tersedia bagi kendaraan pemudik.


*Fasilitas dan Pelayanan Rest Area*


Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, pengelola tol melakukan sejumlah peningkatan layanan di rest area selama periode angkutan Lebaran.


Langkah tersebut meliputi penambahan petugas kebersihan, pengoperasian toilet semi permanen di seluruh rest area, serta penyediaan posko keamanan kepolisian, posko kesehatan, dan posko ASDP.


Selain itu, tersedia bengkel resmi di Rest Area KM 49 A untuk membantu pengguna jalan yang mengalami kendala kendaraan. Pengelola juga telah menambah dua SPBU baru, yaitu di Rest Area KM 49 B dan Rest Area KM 20 A, yang kini telah beroperasi dan siap melayani kebutuhan bahan bakar para pemudik.


*Operasi Simpatik Microsleep*


Selama periode arus mudik dan balik Lebaran, pengelola tol juga akan melaksanakan Operasi Simpatik Microsleep di beberapa rest area.


Melalui kegiatan ini, pengguna jalan diimbau untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan. Imbauan keselamatan juga disampaikan melalui banner, pengeras suara (public address), serta media sosial.


*Layanan Informasi dan Bantuan*


Untuk memudahkan pengguna jalan memperoleh informasi dan bantuan, pengelola telah memasang rambu informasi call center di sepanjang 140 kilometer ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.


Pengguna jalan dapat menghubungi call center WhatsApp gratis di 0811 277 000 atau melalui layanan telepon di 150700.


Selain itu, kondisi lalu lintas di ruas tol, gerbang tol, dan rest area dapat dipantau secara real time melalui CCTV yang terhubung dengan aplikasi ASTOLL.


Untuk layanan darurat, kendaraan towing atau derek disediakan secara gratis bagi pengguna jalan. Saat ini tersedia dua unit kendaraan towing serta sembilan unit kendaraan derek berkapasitas 5 hingga 25 ton.


*Diskon Tarif Tol*


Sesuai arahan Presiden melalui Kementerian Pekerjaan Umum, pada periode angkutan Lebaran tahun ini juga akan diberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.


Diskon berlaku pada:


Arus Mudik: 15–16 Maret 2026 untuk perjalanan satu arah dari Gerbang Tol Bakauheni Selatan menuju Gerbang Tol Kayu Agung.


Arus Balik: 26–27 Maret 2026 untuk perjalanan satu arah dari Gerbang Tol Kayu Agung menuju Gerbang Tol Bakauheni Selatan.


Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih nyaman.


*Antisipasi Kepadatan dan Delay System*


Sebagai langkah mitigasi untuk mencegah kemacetan panjang menuju Pelabuhan Bakauheni, pengelola tol menyiagakan sejumlah rest area sebagai lokasi delay system kendaraan.


Rest area yang disiapkan antara lain Rest Area KM 87, KM 49, KM 33, dan KM 20. Pengaturan ini bertujuan untuk mengendalikan arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan menuju Pelabuhan Bakauheni.


Melalui berbagai langkah persiapan tersebut, pengelola Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun ini. (Rls)


Direktur Utama

PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll

I Wayan Mandia

3 Agustus 2021

13 kabupaten/Kota di Lampung Berstatus Zona Merah

13 kabupaten/Kota di Lampung Berstatus Zona Merah

Foto: Instagram Dinkes Provinsi Lampung

LAMPUNG - Dari 15 kabupaten kota di Provinsi Lampung, 13 diantaranya berstatus zona merah covid-19 berdasarkan penilaian Tim Gugus Tugas Pusat 25 Juli - 1 Agustus 2021.


13 kota tersebut yaitu, Bandarlampung, Metro, Lampung Utara, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Timur, Tanggamus, Pesisir Barat, Pringsewu, Pesawaran, Tulangbawang dan Tulangbawang Barat. 


Sedangkan 2 kabupaten lainnya yaitu, Kabupaten Way Kanan dan Mesuji, saat ini berstatus zona orange.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, total kasus covid-19 pertangga/ 3 Agustus 2021, mencapai 36.419, 27.804 dinyatakan sembuh dan 2.352 meninggal dunia.


Terkait zona merah tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, PPKM mikro harus dijalankan sesuai Immendagri level masing-masing kabupaten/kota.


"PPKM mikro mulai dari level RT / desa/ kelurahan seharusnya berjalan sesuai immendagri, InsyaAllah kita segera ada perbaikan," katanya. (Red)

27 April 2021

Disepakati, Shalat Idul Fitri 1442 H di Lampung Dirumah Saja

Disepakati, Shalat Idul Fitri 1442 H di Lampung Dirumah Saja


RETORIKAONLINE (LAMPUNG) - Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.

Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.
Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).

Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan.

Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (Kmf/Red)

20 Maret 2021

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Lampung Selatan, Kedalaman 2 Km

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Lampung Selatan, Kedalaman 2 Km

Tangkapan layar Tweeter BMKG

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Gempa bumi bermagnitudo 3,7, mengguncang Provinsi Lampung, pada Sabtu (20/3/2021) pukul 00.01 WIB.

Dilansir dari website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik pusat gempa berada dikoordinat 5,64 derajat Lintang Selatan dan 105,35 Bujur Timur dengan kedalaman 2 kilometer.

Titik pusat gempa tersebut berada di kedalaman laut tepatnya 27 km barat laut Lampung Selatan.

Menurut BMKG, gempa dirasakan III MMI di Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Warga juga diimbau agar berhati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.

Berikut keterangan resminya :

*GEMPABUMI TEKTONIK M3.7 DIRASAKAN DI LAMPUNGSELATAN*

*Kejadian dan Parameter Gempabumi:*             
Hari Sabtu, 20 Maret 2021 pukul 00:01:11 WIB, wilayah LAMPUNGSELATAN dan sekitarnya diguncang gempabumi Tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=3.7. Episenter terletak pada koordinat 5.64 LS dan 105.35 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 27 km BaratLaut LAMPUNGSELATAN pada kedalaman 2 kilometer.                

*Jenis dan Mekanisme Gempabumi:*

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi Dangkal akibat aktivitas Sesar lokal wilayah setempat.          

*Dampak Gempabumi:*             

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan  di wilayah Bandar Lampung dan Lampung Selatan dengan Skala Intensitas III MMI (*Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu*).  Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

*Gempabumi Susulan:*

Hingga pukul 00:29 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

*Rekomendasi:*

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Tangerang Selatan, 20 Maret 2021

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan

HENDRO NUGROHO, ST, M.Si
 (Red)

27 Januari 2021

Pemerintah Bakal Bangun Bakauheni Harbour City

Pemerintah Bakal Bangun Bakauheni Harbour City


LAMPUNG (RO) - PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap berkolaborasi dan mendukung megaproyek Bakauheni Harbour City yang ditargetkan menjadi destinasi pariwisata unggulan di Sumatera.


Mega proyek tersebut telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian PUPR. 


Dalam rapat koordinasi yang digelar Selasa (26/1) malam, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, bahwa pihaknya bersama dengan seluruh _stakeholder_ terkait megaproyek Bakauheni Harbour City ingin menjadikan Bakauheni menjadi pilihan utama masyarakat Jakarta dan Sumatera untuk melakukan kunjungan wisata unggulan di Lampung. 


Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan bahwa saat ini ASDP bersama dengan Hutama Karya, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) serta Pemprov Lampung, akan menyelesaikan visioning masterplan pengembangan kawasan pariwisata Bakauheni yang diharapkan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian di sektor pariwisata masa depan.  


"Masterplan ditargetkan selesai dalam waktu dekat, tentu keterlibatan seluruh pihak sangat penting dalam terwujudnya megaproyek ini dalam mengolah potensi Bakauheni yang sangat besar menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sumatera," tuturnya. 


Ira mengungkapkan, Bakauheni dikelilingi ragam obyek wisata mulai dari sejarah, alam dan pariwisata minat khusus. Disini juga ada Menara Siger yang menjadi salah satu zona pariwisata utama di Lampung yang fokus pada budaya dan pendidikan. Adapun pengembangan di Menara Siger ini akan terintegrasi dengan masjid yang ditargetkan mulai dibangun tahun 2021.


"Dengan hadirnya Bakauheni Harbour City ini, kami targetkan kawasan Bakauheni dapat menjadi destinasi pariwisata berskala internasional. Bakauheni bukan hanya sebagai pelabuhan penyeberangan, tetapi juga menjadi lokasi wisata baru dan menjadi favorit wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman)," ujarnya. 


Dukungan Pemerintah terhadap megaproyek ini juga cukup besar diantaranya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) yang sangat berperan dalam infrastruktur jalan. Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dalam kunjungan kerjanya di Lampung pada (25/1) berkesempatan mengunjungi lahan Bakauheni Harbour City. Menteri Basuki mengatakan, Bakauheni memiliki potensi yang sangat bagus dalam pengembangan pariwisata ini. 


Kawasan pariwisata terpadu Bakauheni yang dibangun diatas lahan dengan luas total 214 hektare ini akan menjadi kawasan pariwisata tepi laut terbesar dan berkelas dunia yang berada di Sumatera. Di kawasan ini akan dibangun Taman Budaya Menara Siger, Intermoda Terminal, Marina Village, Bakauheni Harbour Park dan Mangrove Forest yang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang, villa, dan taman bermain. 


Pada tahap awal akan dimulai dengan pengembangan kompleks taman Budaya Siger seluas 3,8 hektare sebagai area budaya yang terintegrasi dengan Masjid Bakauheni berkapasitas 2.600 jemaah. Di lokasi ini akan dibangun masjid, museum kontemporer, restaurant, _sky bridge_, toko souvenir, dan fasilitas parkir yang besar. Para wisatawan yang datang ke Menara Siger dapat menikmati panorama alam yang sangat indah, karena sebagai ikon Lampung Selatan, menara ini berada di lokasi strategis yang dikelilingi laut dan perbukitan. 


Berdasarkan data statistik wisatawan nusantara, pada 2010-2019 pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Lampung rata-rata mencapai 21,6 persen (wisnus) dan 21,5 persen (wisman) dengan proporsi wisnus sebesar 98 persen dari total seluruh wisatawan. Lampung sendiri menempati urutan ke 11 dengan tujuan wisnus 2,4 persen dari total perjalanan wisnus di Indonesia. Adapun asal wisatawan yang berkunjung ke Lampung, berasal dari Palembang 46 persen, Jabodetabek 24 persen dan dari Bandung 16 persen. Hal ini menjadi indikasi Lampung memiliki daya tarik bagi wisatawan nusantara. 


"Bahkan, jika melihat data penyeberangan ASDP, dari total 49 juta yang dilayani di seluruh Indonesia, lintasan Merak-Bakauheni sendiri berkontibusi sebesar 42,2 persen atau sekitar 20,7 juta penumpang yang menyeberangi Jawa-Sumatera setiap tahunnya. Sehingga, ada potensi yang sangat besar disini, utamanya dalam pengembangan sektor pariwisata," tutur Ira lagi. 


Tidak hanya itu, kehadiran Terminal Eksekutif Anjungan Agung, Bakauheni yang dilengkapi kawasan komersial seperti mal dengan desain interior yang megah dan modern juga turut menjadi fasilitas pendukung yang menyajikan hiburan sekaligus edukasi, kemudahan jalur transportasi, dan akomodasi bagi keberadaan kawasan pariwisata terpadu Bakauheni Harbour City.

22 Desember 2020

PPTI N Korwil Lampung Santuni Anak Yatim Piatu

PPTI N Korwil Lampung Santuni Anak Yatim Piatu


LAMPUNG TENGAH (RO)- Persaudaraan Pekerja Truk Indonesia (PPTI) Nusantara Korwil Lampung, gelar rapat keanggotaan pengemudi truk se-Lampung di Seputih Banyak Lampung Tengah, Sabtu (20/12/2020).


Menurut Ketua PPTI Nusantara Korwil Lampung, Untung Ari Aibowo kegiatan tersebut dilakukan bukan hanya semata kegiatan pertemuan saja, tetapi menjalin silaturahmi antara anggota agar lebih dekat.


"Agar masyarakat juga tahu, organisasi kita juga sering melakukan giat sosial seperti memberikan bantuan kepada kaum miskin/anak yatim piatu," ujarnya.


Nantinya, kegiatan tersebut akan diadakan setiap tiga bulan sekali, tergantung dengan kesepakatan ketua dan juga para anggota dengan lokasi yang berbeda.


"Harapan kami semua anggota bisa menyisihkan sedikif rezeki nya kepada kaum yang membutuhkan sehingga segala apa yang kita lakukan mendapatkan berkah dari Allah," pungkasnya. (Az)

5 Desember 2020

Cegah Covid-19, SMSI Lampung Gandeng TNI/Polri dan Pol PP Bagi-Bagi Masker Gratis

Cegah Covid-19, SMSI Lampung Gandeng TNI/Polri dan Pol PP Bagi-Bagi Masker Gratis


LAMPUNG (RO) - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, bersama puluhan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP, melakukan kegiatan operasi masker, di Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (5/12) pagi.


Ketua SMSI Lampung Donny Irawan, menyebut kegiatan operasi atau bagi-bagi masker itu sebagai langkah penyadaran bagi masyarakat untuk ikut berperan serta mengendalikan dan menurunkan tingkat penyebaran Covid-19.


Donny berkeinginan, upaya memutus rantai penyebaran virus mematikan ini ditangani secara bersama dengan menerapkan pola 3M + 1T (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun)


"Minimal kita lakukan upaya-upaya pencegahan agar tingkat penyebaran Covid-19 semakin terkendali dan semakin menurun," jelas mantan anggota DPRD Lampung itu.


Sementara itu,  Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengaku, sinergi bersama SMSI Lampung dan TNI ini, merupakan salah satu kegiatan yang mulia. 


Pasalnya, kegiatan ini juga sesuai dengan Inpres No 6/2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.


Menurutnya, pencegahan penularan Covid-19 tidak bisa dilakukan SMSI, pemerintah, atau TNI dan Polri saja, namun perlu adanya peran aktif masyarakat. 


"Mudah-mudahan ini sebagai langkah awal antisipasi kita untuk mencegah terjadinya klaster baru. Jangan ada lagi korban akibat virus ini apalagi dalam waktu dekat kita menggelar pesta demokrasi," kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.


Ditempat yang sama, Kasiter Kasrem Korem 043/Garam, Letkol Kav Thomas Rudyanto, mengatakan, melalui berbagi masker, jajaran Korem 043/Gatam, bersama kepolisian dan SMSI Lampung, secara bersama-sama dan terpadu terjun ke lapangan. 


Hal itu tidak lain untuk memberikan sosialisasi kepada warga secara persuasif dan humanis dengan membagikan masker bagi yang belum mengenakan.


"Edukasi dan sosialisasi yang kita lakukan bersama hari ini, diharapkan bisa mendisiplinkan masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Bandar Lampung," singkat Letkol Kav Thomas Rudyanto.


Sebagai informasi, SMSI Provinsi Lampung bersama TNI dan Polri, membagikan 3.000-an masker untuk masyarakat. 


Gerakan bagi - bagi masker dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 di Provinsi Lampung dan sebagai bakti SMSI dalam penanganan pencegahan penularan virus corona. (Rls)