-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19

2 Maret 2021 | 11:33 WIB


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Puluhan wartawan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjalani vaksinasi Covid-19;di Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (2/3/2021). 


Berdasarkan tahapan, sejumlah wartawan melakukan verifikasi data diri dan dilanjutkan sesi pendaftaran. Kemudian, para pewarta ini dilakukan screening, setelah itu baru disuntik vaksin. 


Sementara, saat discreening jika terdapat tensi darah tinggi, petugas kesehatan menyarankan untuk menunda suntik vaksin beberapa saat. Wartawan diberikan obat terlebih dahulu agar tensi darah dapat turun. 


Menurut wartawan Radar Lamsel, Idho Mai Saputra, dirinya tidak merasakan efek berlebihan usai divaksin dan berharap setelah divaksin dapat meminimalisir akan terserang bahaya Virus Corona. 


"Semoga covid cepat berlalu. Tetapi, meskipun kita sudah di vaksin, bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan,"imbuhnya.


Ditempat yang sama, Dony wartawan Media-baru.com mengatakan hal yang sama. Menurutnya, tidak ada efek yang dirasa usai menerima vaksin covid-19.


"Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid-19," katanya.


Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (PPMTM), Dinas Kesehatan Lamsel,  Kristi Endarwati menyatakan, usai divaksin para wartawan disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan protokik kesehatan. 


"Setelah vaksin pertama, 14 hari kedepan akan dilakukan vaksinasi tahap ke-II," Tukasnya. 


KUPT Puskesmas Way Urang, Saiful Anwar menjelaskan, vaksin covid-19 berjenis sinovac ini telah diuji aman dan yang pasti halal.


"Kita lakukan vaksinasi sesuai dengan SOP pemerintah, jika terdapat kendala saat screening hasil tekanan darahnya cukup tinggi, disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu," katanya.


Tak hanya hasil screening, saat pendaftaranpun pihaknya menemukan adanya kesalahan nama yang tidak sesuai dengan NIK. 


"Ya nama dengan NIK beda, nanti kita cek kembali dan kalau masih beda kami minta pemilik nama lapor terlebih dahulu di Disdukcapil," lanjutnya.


Nanti, penerima vaksin mengikuti vaksin kedua 14 hari setelah vaksin pertama dan dilakukan screening ulang lagi.


"Tetap akan screening ulang, karena bisa saja saat akan divaksin tahap kedua, kondisi badannya tidak vit," pungkasnya. (Red)

×
Berita Terbaru Update