Tampilkan postingan dengan label Penengahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penengahan. Tampilkan semua postingan

8 Juli 2021

Warga Penengahan Bisa Nikmati Kopi dan Wedang Jahe Gratis Usai Divaksin

Warga Penengahan Bisa Nikmati Kopi dan Wedang Jahe Gratis Usai Divaksin


RETORIKAONLINE (PENENGAHAN) - Ada hal berbeda yang dilakukan pihak Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, saat mengadakan vaksinasi covid-19, Kamis (08/07/2021).


Dengan menggandeng UMKM di kecamatan setempat, warga bisa langsung menikmati suguhan kopi dan wedang jahe asli dari pengunungan Rajabasa secara gratis, usai menerima suntikan vaksin.


Hal itu dibenarkan oleh Camat Penengahan, Erdiyansyah. Menurutnya, hal seperti dilakukan pihak UMKM secara sukarela, untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19.


"Vaksin ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, saya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan dari forum UMKM yang sudah berpartisipasi dalam rangka mensukseskan Vaksinasi Covid-19 dengan memberikan berbagai minuman sehat kepada peserta, mudah-mudahan dapat menjadi amal ibadah bagi semuanya" ujarnya.


Hal senada diungkapkan Haris Lahang selaku perwakilan UMKM Penengahan yang menjelaskan bahwa selain mencoba minuman sehat gratis, peserta juga dapat membawa pulang beraneka ragam minuman sehat serta souvernir dengan harga yang cukup murah.


"Kita membuka bazar, karena produk UMKM di Kecamatan Penengahan ini sangat banyak sekali, mulai dari kopi robusta asli dari pegunungan Rajabasa, wedang jahe, souvernir, dan berbagai jajanan sehat yang dibuat dari tangan-tangan pribumi Penengahan" jelasnya. (*)

25 September 2020

Satgas Covid-19 Kecamatan Penengahan, Imbau Warga Selalu Pakai Masker

Satgas Covid-19 Kecamatan Penengahan, Imbau Warga Selalu Pakai Masker


PENENGAHAN (RO) -  Satgas Covid-19 Kecamatan Penengahan, berhasil menjaring puluhan orang pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker.

Camat Penengahan Erdiyansah menyatakan, memakai masker adalah kewajiban saat warga keluar rumah. Namun, kesadaran masyarakat dalam memakai masker saat ini masih kurang. 

"Kami berharap, dengan digalakkannya operasi masker dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Dari pengamatan kami, kesadaran pakai masker selama beberapa kali operasi hingga saat ini masih rendah,” katanya, Jumat (26/09/2020). 

Menurut Kapolsek Penengahan AKP Hendra Supatra, operasi protokol kesehatan tidak hanya bagi pedangang pasar malainkan juga kepada pengunjung pasar baik pejalan kaki, namun juga pengendara motor, dan pengendara mobil. 

“JIka kita dapati pengendara motor meski memakai helm namun tidak mengenakan masker tetap kita hentikan, Pelanggar kita beri sangsi seperti Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Menyebutkan Pancasila, Membacakan Protokol Keshatan 3 M. Operasi akan tetap kita laksanakan guna memberikan sosialisasi protokol kesehatan bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasuruan, Sumali, mengatakan pihak pemerintah desa dan petugas pasar desa pasuruan juga sudah melaksanakan rangkaian kegiatan pencegahan penyebaran pandemi covid 19 dengan mensosialisasikan 3M.

"Penyemprotan Disinfektan dan Pembagian masker tetapi karena pasar pasuruan cakupan pengunjungnya se kecamatan penengahan membuat masih perlunya intensitan kegiatan seperti hari ini Razia Masker," terangnya. (Red)

31 Maret 2020

Kreatif, Pemuda Desa Pasuruan Ciptakan Bilik Penyemprot Dengan Disinfektan Alami

Kreatif, Pemuda Desa Pasuruan Ciptakan Bilik Penyemprot Dengan Disinfektan Alami

RO, PENENGAHAN - Pemuda Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, membuat alat bilik penyemprotan dengan disinfektan bahan alami.

Bilik penyemprot disinfektan itu, dibuat untuk mengurangi risiko penyebaran virus Corona atau COVID-19 di wilayah tersebut.

Pemuda setempat, Sugeng Haryono mengatakan, ide pembuatan bilik disinfektan itu berawal dari melihat para pekerja yang tidak dapat melakukan work from home. Jika bilik tersebut dipasang di berbagai tempat umum, maka akan banyak mengurangi potensi penularan virus Corona.

"Jadi ketika orang masuk ke tempat-tempat umum terlebih dahulu masuk ke bilik ini dan disemprot disinfektan ke seluruh tubuh, sehingga harapannya virus bisa mati," kata sugeng , Selasa (30/03/2020), pagi.

Untuk merancang bilik penyemprotan tu, mereka membutuhkan waktu dua hari. Peralatan dan perlengkapannya disebut cukup sederhana dan murah.

"Kita bentuk ringan dan bisa bongkar pasang sehingga mudah dipasang dan diaplikasikan di berbagai tempat," karena kerangka biliknya dari pipa holo aluminiun  ujarnya.

Sumali, Kepala Desa Pasuruan, mengapresiasi dengan karya pemuda desanya, karena sudah memiliki ide kreatif dan inovatif untuk menciptakan teknologi tepat guna yaitu disinfectant chamber atau bilik disinfektan.

"Pegawai kami tidak bisa 100 persen menjalankan work from home. Ada yang harus tetap bekerja ke lokasi kerjanya masing-masing, terutama mereka yang bertugas satgas Covid 19 Desa Pasuruan.

Bilik disinfektan disediakan di pintu masuk kantor desa setempat, sehingga seluruh pegawai harus melaluinya sebelum masuk ke area kerja.

Proses disinfektan di dalam bilik dilakukan dengan sangat mudah. Di dalam bilik sudah disediakan cairan disinfektan tradisional seperti daun sirih dan kipas yang akan menyebarkan cairan tersebut. Selama di dalam tenda disarankan untuk memejamkan mata dan menahan napas.

Setelah itu, pengguna bilik cukup berputar 360 derajat sehingga seluruh tubuh dari kepala hingga kaki terkena cairan disinfektan dan setelah itu dapat keluar dari bilik. (Red)

27 Maret 2020

Tim Pemdes Pasuruan Sidak Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar

Tim Pemdes Pasuruan Sidak Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar

RO, PENENGAHAN - Tim Pemerintah Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, bersama babinsa setempat lakukan sidak di pasar tradisional Desa Pasuruan, Jumat (27/03/2020).

Sidak yang dipimpin langsung Kepala Desa Sumali itu, dimaksudkan untuk memeriksa harga-harga barang kebutuhan pokok ditengah wabah corona atau covid-19.

Kepala Desa Pasuruan, Sumali mengatakan, sidak itu untuk mengetahui ketersediaan pangan dan persiapan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, namun didapati harga gula terbilang cukup mahal.

"Harga gula sangat tinggi. Biasanya di bulog Rp12.000 per kilo, sekarang ada yang menjual mencapai Rp 18.000 per kilo," katanya.

Pihaknya mengharapkan masyarakat untuk tetap tenang dan pihaknya juga akan terus memantau dan mengawasi harga pangan di pasaran.

"Kita akan terus melakukan pengawasan terhadap kebutuhan barang pokok," ungkapnya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan belanja dalam jumlah besar atau panic buying agar harga tetap stabil.

"Imbauan kami kepada masyarakat supaya tidak panic buying. Tim Satgas Pangan akan tetap melakukan pemantauan di pasar," tegas Sumali. (Red)

17 Maret 2020

Cegah Corona, Kades Pasuruan Ajak Masyarakat Terapkan Prilaku Hidup Sehat dan Bersih

Cegah Corona, Kades Pasuruan Ajak Masyarakat Terapkan Prilaku Hidup Sehat dan Bersih

RO, PENENGAHAN - Untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona, aparatur Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, sosialisasikan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Pasuruan, Sumali. Menurutnya, dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti cuci tangan dengan sabun, buang sampah pada tempatnya dan pilah sampah bisa menjauhkan dari penyakit seperti virus corona.

"Kebiasaan tersebut, sudah dilakukan jauh hari sebelum adanya kasus corono menyebar di berbagai negara, termasuk di Indonesia," kata Sumali kepada Retorikaonline, Selasa (17/03/2020).

Dilanjutkannya, karena belum ditemukannya vaksin terhadap virus tersebut, maka sebagai pencegahan diharapkan seluruh masyarakat untuk bisa menerapkan anjuran seperti sering mencuci tangan memakai sabun, menggunakan masker, konsumsi gizi seimbang, hati-hati kontak dengan hewan.

"Lalu rajin olahraga dan istirahat cukup, jangan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak, menjaga kebersihan lingkungan dan jika mengalami gangguan kesehatan seperti demam, batuk, pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan terdekat," terangnya.

Dirinya berharap, semoga masyarakat khususnya masyarakat Desa Pasuruan, mendapatkan perlindungan serta mengimbau warganya agar tidak terlalu panik dalam menghadapi penyebaran virus corona tersebut.

"Semoga dalam lindungan Allah SWT dijauhkan dari wabah virus corona  dinamai COVID-19 sedang mengkhawatirkan banyak pihak akhir-akhir ini," pungkasnya. (Sg/Red)

12 Maret 2020

Desa Kampung Baru Penengahan Masuk Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas

Desa Kampung Baru Penengahan Masuk Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas

RO, PENENGAHAN - Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Lampung, melakukan kunjungan ke Desa Kampung Baru, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (11/3/2020).

Dirlantas Polda Lampung, mengutus tim  untuk melakukan penilaian di desa setempat dalam rangka menciptakan kampung tertib lalu lintas serta tercapainya situasi kamseltibcar.

Kegiatan itu dipimpin oleh AKBP Junaidi, mewakili Dirlantas Polda Lampung didampingi Kasat Lantas Polres Lamsel AKP Agustinus Rinto, SE, MH.

Kasat Lantas Polres Lamsel, AKP Agustinus Rinto mendampingi Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM mengungkapkan, Dirlantas Polda Lampung melaksanakan giat kunjungan team penilai kampung tertib lalulintas ke Kecamatan Penengahan.

"Tujuan kegiatan kemarin diantaranya agar masyarakat dapat mengerti tentang apa itu kampung tertib lalu lintas serta tercapainya situasi kamseltibcar lantas aman terkendali serta zero accident," kata AKP Agus, Kamis (12/3). (Red)