-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

MPC PP Lambar Kutuk Aksi Bejat Oknum Guru Ngaji Cabul

14 Januari 2022 | 04:07 WIB


 LAMPUNG BARAT (RO) - Majelis Pompinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Lampung Barat, mengecam serta mengutuk  keras aksi bejat yang telah dilakukan oknum PNS sekaligus Guru Ngaji di kabupaten Pesisir Barat yang sempat viral dimasyarakat beberapa hari terahir ini.


Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Lampung Barat, Drs. Hi Nukman MS,MM, melalui Wakil Ketua Bidang Media Dan Informasi, Ismail MB mengatakan, pihaknya  sangat mengutuk keras  serta mengecam aksi bejat yang telah di lakukan Oknum PNS yang sekaligus guru ngaji terhadap  puluhan anak muritnya di Kecamatan Lemong.


Pasalnya, " Pelaku  seorang guru agama, sekaligus guru ngaji, tidak seharusnya melakukan perbuatan seperti itu,  seharusnya dia mengetahui bagaimana cara mendidik serta mengayomi siswa siswinya  menjadi lebih baik, bukannya justru melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma agama, hukum, dan aturan yang berlaku ". Tegas Ismail


Masih kata ketua bidang media itu, Kita sangat mengutuk dan mengecam keras perbuatan pelaku,.


" Sebagai guru agama seharusnya pelaku menanamkan nilai-nilai kebaikan serta menumbuhkan rasa nyaman kepada siswa siswinya agar  bisa maju dan berkembang menjadi generasi bangsa yang handal dan berguna bagi nusa dan bangsa". Ujarnya


Akibat ulahnya tersebut, saat ini korban mengalami trauma yang cukup berat, dan perlu mendapatkan perhatian serta pengawasan dari kita semua, dari hal yang bisa mengancam masa depan siswa/i itu, serta merusak generasi penerus kita kedepannya.


Ismail MB medukung penuh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku, serta berharap pelaku di berikan sanksi hukuman yang  seberat-beratnya agar kasus serupa tidak kembali lagi terjadi .


"Perbuatan pelaku jelas pantas mendapat hukuman seberat beratnya bila perlu di hukum kebiri, apabila pelaku seorang PNS namasanksi tegas berupa pemberhentian secara tidak hormat sebagai PNS harus di lakukan," ungkapnya (Rnl)

×
Berita Terbaru Update