Tampilkan postingan dengan label Pilihan Redaksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilihan Redaksi. Tampilkan semua postingan

16 Maret 2020

Cegah Corona, ASDP Bakauheni Perketat Pemeriksaan Penumpang dan Pengunjung Mall

Cegah Corona, ASDP Bakauheni Perketat Pemeriksaan Penumpang dan Pengunjung Mall

Foto: GM ASDP Bakauheni, Solikin (tengah) bersama Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo (kanan) dan Kapol KSKP Bakauheni, AKP Indra (kiri).
RO, BAKAUHENI - PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus melakukan berbagai langkah, untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona atau Covid-19 di Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan oleh, GM ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni, Solikin, Senin (16/03/2020) saat meninjau situasi di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Menurutnya, langkah yang dilakukan yaitu berkoordinasi dengan seluruh stakeholder seperti pihak kepolisian dan melengkapi sarana serta SOP mulai dari SDM dan sumber daya pendukung lainnya.

"Caranya kita kampanyekan dengan memasang banner, spanduk lalu pembagian masker kepada pengguna jasa, menyiapkan hand sanitizer dan penyemprotan desinfectan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan klinik yang nantinya berfungsi sebagai ruang sterilisasi, bilamana ada penumpang yang memiliki suhu tubuh yang tinggi sesuai dengan SOP.

"Saat ini posko ada 2, di eksekutif dan reguler. Alhamdulillah sampai saat ini belum laporan yang terindikasi virus corona, namun kita tetap waspada agar tidak ada hal-hal positif corona," pungkasnya.

Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto
Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak ASDP. Menurutnya, hal itu merupakan langkah awal untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, karena Lamsel merupakan gerbang utama Pulau Sumatera.

"Ya kita menyiapkan ruangan isolasi dan para petugas yang akan membantu ASDP kita libatkan seluruh jajaran kesehatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan," katanya.

Dilain sisi, pemerintah daerah juga tidak akan membatasi masyarakat yang ingin melintas melalui Pelabuhan Bakauheni, namun yang terpenting tetap adanya pengawasan bagi siapapun yang datang ke Pelabuhan Bakauheni.

"Kita tidak bisa membatasi, yang terpenting selalu berkoordinasi kepada semua stakeholder untuk mengawasi saudara-saudara kita yang akan menyebrang dan masuk melalui wilayah kita," pungkasnya.

Pantauan Retorikaonline, petugas kesehatan terus memeriksa setiap penumpang yang keluar masuk dermaga ataupun pengunjung mall menggunakan Thermometer Infrared. (Az/Red)
Terkait Corona, Pemkab Lamsel Imbau Pelaku Usaha Pariwisata dan Tempat Hiburan Tutup Sementara Mulai Hari Ini

Terkait Corona, Pemkab Lamsel Imbau Pelaku Usaha Pariwisata dan Tempat Hiburan Tutup Sementara Mulai Hari Ini

Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto saat memimpin Rakor
RO, KALIANDA - Mulai hari ini, Senin (16/03/2020), para pelaku usaha pariwisata dan pemilik tempat hiburan, untuk menutup sementara tempat usahanya selama 14 hari kedepan.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Bupati Lampung Selatan, nomor 444.2/0994/IV.2/2020 tentang pencegahan corona disease (Covid-19) Kabupaten Lampung Selatan.

Surat edaran tersebut terbit berdasarkan hasil Rakor Pemkab Lampung Selatan yang dipimpin Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bersama para OPD dan Forkopimda Lampung Selatan, pada Minggu (15/03/2020) malam.

"Mengimbau pelaku usaha dan pemilik tempat hiburan dalam rangka mencegah penyebaran corona untuk menutup tempat usahanya selama 14 hari terhitung sejak 16 Maret 2020," kata Nanang Ermanto dihadapan peserta rakor.

Dengan seperti ini, menurut Nanang, Pemkab Lamsel telah melakukan intruksi Presiden RI dalam upaya pencegahan virus corona tersebut.

"Dengan kebersamaan dan gotong royong kita, InsyaAllah penyebaran corona ini bisa kita atasi khususnya kabupaten Lamsel dan Indonesia bisa terbebas dari corona," pungkasnya. (Red)

Ini isi lengkap surat edaran Bupati Lampung Selatan:




15 Maret 2020

Ini Isi Surat Edaran Tentang Meliburkan Anak Sekolah di Lamsel Mulai Besok

Ini Isi Surat Edaran Tentang Meliburkan Anak Sekolah di Lamsel Mulai Besok

RO, KALIANDA - Hasil Rakor Pemkab Lampung Selatan, Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, mengintruksikan Dinas Pendidikan Lamsel untuk meliburkan sekolah tingkat PAUD, TK, SD dan SMP/sederajat selama 14 hari.

Libur 14 hari tersebut, terhitung mulai besok Senin (16/03/2020) sampai hari Sabtu (28/03/2020) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Sesuai dengan intruksi Presiden Soal Pencegahan Covi-19 atau virus corona, mulai tanggal 16 - 28 Maret 2020, anak sekolah di Lamsel diliburkan atau belajar di rumah," kata Nanang.


Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Amirico membenarkan hal tersebut. Menurutnya, mulai besok surat edaran tentang libur sekolah akan mulai dibagikan.

"Iya besok dibagikan," kata Thomas melalui pesan Whatappnya. (Red)
Ini Hasil Rakor Pemkab Lamsel, Salah Satunya Anak Sekolah Libur 14 Hari Mulai Besok

Ini Hasil Rakor Pemkab Lamsel, Salah Satunya Anak Sekolah Libur 14 Hari Mulai Besok


RO, KALIANDA - Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, kumpulkan seluruh OPD dan Forkopimda terkait antisipasi penyebaran Covid-19 atau virus corona di Aula Krakatau, Kantor Bupati setempat, Minggu (15/03/2020) malam.

Ada beberapa poin dalam rakor tersebut, diantaranya Nanang mengintruksikan agar seluruh sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP/sederajat, diliburkan selama 14 hari terhitung sejak 16 Maret - 29 Maret 2020.

"Sesuai dengan intruksi Presiden Soal Pencegahan Covi-19 atau virus corona, mulai tanggal 16 - 29 Maret 2020, anak sekolah di Lamsel diliburkan atau belajar di rumah," kata Nanang.


Kemudian, mengimbau kepada OPD yang menyediakan pelayanan umum terhadap masyarakat, agar tetap bekerja seperti biasa, seperti Disdukcapil dan Dinas Perizinan.

"Mengimbau pelaku usaha pariwisata dan pemilik tempat hiburan dalam rangka mencegah penyebaran corona untuk menutup tempat usahanya selama 14 hari terhitung sejak 15 Maret 2020," lanjutnya.

Selain itu, Nanang juga berpesan pada para camat dan kepala desa agar mengimbau warganya untuk tidak panik dan tetap terus melaksanakan prilaku hidup sehat.

"Lalu OPD yang menangani sektor ketahanan pangan, untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan srltabilitas harga," terangnya.


Dengan seperti ini, menurut Nanang, Pemkab Lamsel telah melakukan intruksi Presiden RI dalam upaya pencegahan virus corona tersebut.

"Dengan kebersamaan dan gotong royong kita, InsyaAllah penyebaran corona ini bisa kita atasi khususnya kabupaten Lamsel dan Indonesia bisa terbebas dari corona," pungkasnya. (Red)
Pemandangan Tak Lazim di Jalan Lintas Sumatera

Pemandangan Tak Lazim di Jalan Lintas Sumatera

RO - Banyak kita jumpai rusaknya prasarana jalan di sekitar kita dengan berbagai tingkat kerusakannya. Kerusakan jalan itu terkadang menyebabkan kubangan-kubangan.

Kondisi tersebut, tentunya akan mengganggu kenyamanan dan membahayakan pengguna jalan yang melewati jalan tersebut, khususnya penegendara roda dua.

Secara teknis, kerusakan jalan menunjukkan suatu kondisi dimana struktural dan fungsional jalan sudah tidak mampu memberikan pelayanan optimal bagi siapa saja yang melintasi jalan tersebut. 
Seperti halnya dengan kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 67-68 yang terletak di Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Miris memang melihatnya, hingga saat ini jalur yang menjadi akses utama bagi sebagian masyarakat yang hendak menuju ke Pulau Jawa asal Pulau Sumatera ataupun arah sebaliknya itu, kini bagaikan kubangan raksasa jika tersiram hujan deras.
Kondisi di Jalinsum KM 67-68
Mungkin, saat ini kondisi itu sangat berbanding terbalik, jika kita melihat jalan-jalan yang berada di pelosok desa yang kebanyakan telah memiliki kontruksi dari beton yang kokoh.
Kerusakan itu sudah berlangsung lama, apalagi semenjak dibangunnya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Jalinsum kini seolah dianak-tirikan dan dibiarkan perawatannya, hanya sebatas tambal sulam saja, itupun kadang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Berbeda halnya dengan dengan Jalinsum KM 67-68, di Jalinsum KM 60-61 Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, terdapat pemandangan tak lazim di Jalinsum tersebut.
Bagaimana tidak, ada dua buah traffic cone atau kerucut lalu lintas di tengah-tengah jalur yang menuju arah Bakauheni dari arah Bandarlampung.

Kondisi Jalinsum KM 60-61
Mungkin, pemasangan traffic cone tersebut bertujuan untuk menghindari pengguna dari kecelakaan, mengingat ada sebuah lubang yang cukup dalam di sela-sela antara dua traffic cone itu.
Disinilah sinergitas pemerintah baik Pusat, Provinsi ataupun Daerah sangat dibutuhkan untuk memperbaiki jalan penghubung seluruh provinsi yang ada di Pulau Sumatera itu. Mengingat, pengguna jalan sudah tidak tahan dengan kondisi jalan yang sudah rusak sejak lama ini.
Tentunya, pemerintah harus cepat-cepat bertindak untuk memperbaikinya. Setelah pemerintah melakukan tindakan, kita juga sebagai masyarakat harus bisa mendukung dan jangan sampai merusak apa yang telah dibangun oleh pemerintah.
Penulis: Boby Erlanda
Berstatus ODP Terkait Corona Warga Bandarlampung Dirawat di RSUDAM

Berstatus ODP Terkait Corona Warga Bandarlampung Dirawat di RSUDAM

Foto: Ist
RO, BANDARLAMPUNG - Salah satu pasien warga Bandarlampung berstatus "Orang Dalam Pengawasan" terkait virus corona atau covid-19.
Saat ini, pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung, pada Sabtu (14/3/2020) siang.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengonfirmasi, dirawatnya Pasien Dalam Pengawasan itu, Sabtu malam.
Menurutnya, pasien itu dirawat karena memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19 atau virus corona, saat bersama-sama mengikuti seminar di Jawa Barat.
"Yang dirawat, Pasien Dalam Pengawasan. Warga Bandar Lampung. Karena ada riwayat kontak dengan penderita positif Covid-19 saat bersama-sama ikut seminar di Jawa Barat. Istilahnya, Pasien Dalam Pengawasan," ungkap Reihana, Sabtu (14/3/2020), dikutip dari Tribunlampung.com
Kondisi pasien tersebut secara umum dalam keadaan baik. Hasil diagnosis sementara, menurut Reihana, pasien ini dirawat dengan broncho pneumonia (radang paru).
"Dirawat dengan broncho pneumonia. Keadaan umum pasien, baik. Pasien dirawat sesuai protap (prosedur tetap) Pasien Dalam Pengawasan," imbuh Reihana.
Reihana mengungkapkan, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 69 tahun.
"Pasien laki-laki, usia 69 tahun. Mengalami batuk, sedikit demam, dan kadang agak sesak," ujar Reihana.
Selain itu, Reihana mengimbau warga Lampung khususnya Bandar Lampung, agar tidak panik dan tetap tenang sembari terus meningkatkan kewaspadaan.
Reihana juga mengimbau, agar masyarakat menjaga stamina dan imunitas tubuh untuk menangkal virus, termasuk virus corona.
"Kalau stamina tubuh kita kuat, virus pasti akan kalah. Karena, sifat virus itu adalah self limites disesae, akan sembuh dengan sendirinya jika imunitas tubuh kita kuat," sebut Reihana. (*)

14 Maret 2020

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi Positif Corona

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi Positif Corona

Foto: Suara.com/Ahmad Fauzi
RO, JAKARTA - Sekretaris Negara Pratikno, menjelaskan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, positif terinfeksi virus corona. Budi karya saat ini dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

"Atas izin keluarga yang disampaikan oleh Pak Kepala RSPAD adalah Pak Budi karya Sumadi," kata Pratikno di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (14/3), dikutip CNNIndonesia.com

Pernyataan Praktikno dibenarkan RSPAD Gatot Subroto yang menyebut telah merawat seorang menteri kabinet Joko Widodo. Budi karya dirawat dengan nomor pasien 76.

"Saat ini beliau kita rawat di RSPAD. Sudah ada perbaikan," kata Wakil Kepala RS Kepresidenan RSPAD Gatot Subroto, Albertus Budi Sulistyo.

Sumber: CNNIndonesia.com
Babi Masuk Pemukiman, Satu Warga Desa Pematang Kalianda Luka Serius Dibagian Tangan

Babi Masuk Pemukiman, Satu Warga Desa Pematang Kalianda Luka Serius Dibagian Tangan

Foto: Ist
RO, KALIANDA - Sial bagi Salbo (77) warga Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Dirinya harus rela menderita luka bahkan nyaris putus dibagian tangan kirinya.
Luka tersebut diakibatkan, serangan seekor babi hutan berukuran besar yang tiba-tiba masuk ke pemukiman warga, sekitar pukul 07.00 WIB, Sabtu (14/03/2020).
Menurut keterangan warga setempat, babi yang diduga turun dari gunung untuk mencari makan tersebut, sempat dihalangi oleh warga sekitar sebelum masuk kehalaman rumah warga.
"Salbo (korban) yang sempat menghalau itu digigit dan menyebabkan tangannya kirinya hancur dan nyaris putus," kata Edi.

Kondisi tangan korban saat di RSUD Bob Bazar Kalianda. Foto: Ist
Akhirnya, untuk menghindari korban luka lainnya, warga sekitar melumpuhkan babi tersebut dengan menggunakan senjata tajam.
Sementara itu, korban luka saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, untuk mendapatkan perawatan. (Ris/Red)

13 Maret 2020

Viral Video Pelecehan Seksual Terhadap Anak TK Terekam CCTV

Viral Video Pelecehan Seksual Terhadap Anak TK Terekam CCTV


RO - Bocah berusia 5 tahun di Yogyakarta, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria paruh baya yang tak diketahui identitasnya. Gadis tersebut sempat dibawa oleh sang pria kemudian ditinggalkan begitu saja.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/3/2020) sekitar pukul 15.30 WIB di sebuah gang di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Sebelum dibawa ke sebuah gang, anak tersebut dibonceng sang pelaku menggunakan motor dari kawasan Kecamatan Kotagede Yogyakarta.

"Itu [dugaan] pelecehan seksual, bukan penculikan," kata Kapolsek Kotagede Kompol Dwi Tavianto, Jumat (13/3/2020), dikutip dari Tirto.id

Peristiwa itu, kata Dwi, terekam CCTV. Dalam rekaman terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor memboncengkan anak perempuan berhenti di sebuah gang. Pria bercelana pendek itu turun dari motor dan mengajak korban ke sebuah sudut.

Dalam video CCTV terlihat sang pria sempat membuka resleting celananya menghadap ke anak gadis tersebut. Tak tampak jelas apa yang ia lakukan karena dari rekaman posisi korban terhalang oleh tembok.

"Di CCTV [terlihat] dipegang-pegang, dipelorotkan [celananya] kemudian ditinggal," jelas Dwi.

Korban yang saat itu menangis langsung ditinggalkan begitu saja oleh pelaku. Dari rekaman CCTV telah diketahui ciri-ciri pelaku dan kini polisi tengah melakukan penelusuran.

Sementara itu, korban saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mengetahui apakah ada dampak fisik yang dialami korban karena kejadian tersebut.

Salah seorang kerabat korban Sudiarto (50) mengatakan kejadian terjadi saat sang anak tengah bermain di pinggir jalan dekat rumah. Korban duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) saat itu baru pulang dari kegiatan sekolah.

Sesampainya di rumah, korban pamit untuk membeli jajanan di sekitar rumahnya. Sambil menenteng jajanan seorang pria mendatanginya. Hal itu diketahui Sudiarto dari cerita korban usai kejadian.

"Katanya mau diajak ke JEC [Jogja Expo Center] tapi mau ke JEC malah belok kiri terus dia nangis di perjalanan itu," kata dia.

Saat itu korban menenteng jajanan dan minuman. Pelaku kepada korban bilang akan membelikan jajanan dan minuman lagi sesampainya di JEC.

Namun, bukan ke JEC, korban malah dibawa ke sebuah gang, dilecehkan dan ditinggal begitu saja. Korban yang saat itu terus menangis kemudian ditolong oleh warga dan diantar pulang ke rumah. (*)

Sumber: Tirto.id

Berikut videonya :



Ini Jumlah Pasien Meninggal Positif Corona di Indonesia

Ini Jumlah Pasien Meninggal Positif Corona di Indonesia

Foto: Ilustrasi
RO, JAKARTA - Kasus orang teridentifikasi positif virus corona di wilayah Indonesia terus bertambah. Kini ada 69 kasus positif Corona.
"69, perempuan 80 tahun nampak sakit," kata jubir pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan, Jumat (13/3/2020).
Pasien yang meninggal juga bertambah. Dalam pengumuman sore ini, ada 3 pasien baru yang meninggal
Dari 69 kasus ini, total ada 4 orang yang telah meninggal dunia. Sebaliknya, ada 5 orang yang dinyatakan sembuh. (*)
Sumber: Detik.com
Pasien Positif Corona Kabur Dari RSUP Persahabatan

Pasien Positif Corona Kabur Dari RSUP Persahabatan

Foto: Ilustrasi (net)
RO, JAKARTA - Satu pasien positif corona kabur dari ruang rawat isolasi RSUP Persahabatan.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Tim Dokter Pasien Covid-19 RSUP Persahabatan, Erlina Burhan.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar satu pekan yang lalu. Pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"(Pasien) tidak diizinkan (keluar ruang isolasi). Jadi kan ada pintu masuk, diam-diam dia keluar. Sudah ditunggu oleh keluarga. Kita tahu, setelah dia keluar," kata Erlina di lokasi, Jumat (13/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Erlina menambahkan, pasien itu berjenis kelamin perempuan dan merupakan warga DKI Jakarta.

"Ruang isolasi bukan kayak penjara yang digembok yah. Ada juga tempat masuknya. Karena kan pasien harus masuk dari depan, nah begitu masuk petugas meleng, dia (pasien) keluar dan sudah ada keluarga," ujar Erlina.

Diduga pasien tersebut kabur karena takut tertular dengan pasien positif Covid-19 lainnya.

Sebab, ruang isolasi di RSUP Persahabatan, satu kamar diisi dua pasien.

Selalin itu, kriteria ruangan penanganan virus corona juga dipastikan steril dan sesuai kriteria penanganan penyakit Covid-19.

"Ruangan kami bertekanan negatif jadi untuk transmisi itu sangat-sangat kecil kemungkinan dan juga untuk pengendalian dan pencegahan infeksi itu disarankan untuk tempat tidur berjarak minimal dua meter dan itu dilakukan," ujar Erlina

Hingga kini pihak RSUP Persahabatan belum mengetahui apakah pasien tersebut kembali dirawat di RS rujukan lainnya atau tidak.

Kabar terbaru, Juru Bicara pemerintah untuk penanganan kasus corona, Achmad Yurianto juga membenarkan kaburnya pasien positif corona itu.

Namun, dia menyatakan yang bersangkutan sudah ditemukan dan kembali diisolasi. (**)

Sumber: Kompas.com

11 Maret 2020

Miris, Bangunan Sandar Kapal di Dermaga Bom Kalianda Hampir Rubuh

Miris, Bangunan Sandar Kapal di Dermaga Bom Kalianda Hampir Rubuh

RO, KALIANDA - Bangunan tempat bersandarnya kapal KP Napoleon dan KM Banawa Nusantara 73 di Dermaga Bom Kalianda, Lampung Selatan, kondisinya saat ini sangat memperihatinkan.

Bagaimana tidak, bangunan yang digunakan bagi bersandarnya kapal hibah dari Kemenhub RI tersebut, saat ini kondisinya rusak berat bahkan hampir rubuh. Apalagi diperparah dengan gelombang tsunami tahun 2018 silam.

Pantauan tim Retorikaonline, pada bagian atap bangunan itu tak lagi utuh. Bahkan, tiang penyanggah di ujung dermaga tersebut mengalami retak dan posisinya telah miring.

Herman (30), salah satu warga Kalianda yang hampir setiap harinya mengunjungi dermaga tersebut, merasa sangat perihatin dengan kondisi bangunan yang sampai saat ini tergerus dalam kerusakan.

“Perihatin melihatnya, soalnya di dermaga ini sudah menjadi tempat favorit bagi masyarakat untuk minikmati senja. Namun ada pemandangan yang tak elok jika kita melihat kondisi dermaga seperti ini,” kata Herman, Rabu (11/03/2020).

Kondisi tersebut juga membuat para nelayan setempat merasa khawatir. Sebab, konidisi bangunan seperti itu, bisa kapan saja rubuh dan menimpa sejumlah perahu nelayan disekitarnya.

“Kondisinya memang sudah lama rusak, ditambah lagi pas diterjang tsunami pada akhir 2018 lalu. Tapi sampai saat ini belum terlihat ada perbaikannya. khawatir ambruk dan menimpah kapal yang ada didekatnya,” ujar salah satu nelayan yang enggan menyebut namanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kebupaten Lampung Selatan, Meizar Melanesia, memastikan bahwa ditahun 2020 ini pihaknya akan segera memperbaiki dermaga tersebut.

“InsyaAllah tahun ini (2020) diperbaiki,” singkat Meizar. (Frd/Red)

10 Maret 2020

Hati-Hati Modus Pencurian Motor Dengan Hipnotis Terjadi di Sragi Lampung Selatan

Hati-Hati Modus Pencurian Motor Dengan Hipnotis Terjadi di Sragi Lampung Selatan

Foto: Ilustrasi (net)
RO, SRAGI - Lagi-lagi berbagai macam cara dilakukan pencuri untuk melancarkan aksi pencurian motor, seperti pencurian yang terjadi di Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, Selasa (10/03/2020).

Kali ini modus yang dilakukan yaitu dengan cara menghipnotis korbannya dengan berpura-pura meminta tumpangan dengan alasan kendaraan pelaku tersebut mogok.

Hal itulah yang menimpa Sukma Wijaya (16), Siswa SMK Negeri 1 Sragi, yang harus merelakan sepeda motornya berpindah tangan karena terhipnotis sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sragi Nyoman Mister mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar jam 11 siang tepat dijalan masuk menuju SMK Negeri 1 Sragi.

Nyoman menceritakan, pelaku yang menggenakan seragam dinas pemda sengaja menghampiri korban untuk meminta tumpangan dengan alasan mobil miliknya mogok di Pasar Pematang Pasir.

“Kejadiannya tepat di gang masuk sekolah selepas kegiatan penilaian tengan semester (PTS) pelaku menghampiri korban dengan meminta tumpangan ke Pasar Pematang Pasir,” paparnya.

Sukma Wijaya yang dikenal polos di lingkungan sekolah tanpa ragu memberikan tumpangan kepada tersangka, selain itu Sukma juga mengizinkan pelaku untuk mengemudikan sepeda motor. 

Namun setelah tiba di Pasar Pematang Pasir siswa kelas X  tersebut diturukan oleh pelaku dengan kesadaran yang sudah terhipnotis.

“Siswa saya ini memang dikenal polos, pelaku juga yang mengemudikan sepeda motornya, sementar suka dibonceng dibelakang. Ia baru sadar berselang beberapa menit setelah diturunkan di depan toko. Sementara pelaku membawa sepeda motor ke arah Lampung Timur,” ucapnya.

Nyoman menuturkan, kasus pencurian sepeda motor berjenis Honda Beat milik siswanya itu telah dilaporkan kepada ke pihak kepolisian Kecamatan Sragi oleh pihak keluarga korban.

“Kasus hipnotis ini baru pertama kali terjadi di lingkungan sekolah kita. Kasus ini juga sudah dilaporkan oleh pihak keluarga korban,” sambungnya.

Sementara itu Kapolsek Sragi Iptu Lukman mengaku, hingga pukul 20.00 WIB pihaknya belum menerima laporan tekait pencurian sepeda motor dengan motif hipnotis tersebut.

“Saya belum tahu, sebab hingga malam ini kami belum merima laporan dari korban,” pungkasnya. (Red)

9 Maret 2020

(VIDEO) KMP Munic 9 Tabrak Gangway Dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni

(VIDEO) KMP Munic 9 Tabrak Gangway Dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni

RO, BAKAUHENI - KMP Munic 9 menabrak gangway di Dermaga 2 Pelabuhan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (09/03/2020).

Dalam video yang beredar berdurasi 30 detik tersebut, memperlihatkan sebuah kapal yang menabrak atap gangway berwarna biru.

Humas PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni, Syaifullahil Maslul Harahap, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WIB yang diakibatkan oleh cuaca buruk yang terjadi di perairan Selat Sunda.

"Iya karena angin kencang, menabrak gangway sama ujung atapnya. Kejadian tadi siang, saat kapal mau sandar," kata Syaiful saat dihubungi Retorikaonline.

Dirinya menambahkan, untuk sementara waktu dermaga 2 belum bisa dipergunakan untuk pelayanan.

"Tidak ada korban saat kejadian itu dan playanan operasional tetap berjalan. Saat ini kapal diengkerkan," pungkasnya.

Berikut videonya:


Nanang Ermanto Pastikan RSUD Bob Bazar Kalianda Siap Jika Ada Pasien Terjangkit Corona

Nanang Ermanto Pastikan RSUD Bob Bazar Kalianda Siap Jika Ada Pasien Terjangkit Corona

RO, KALIANDA - Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, pastikan kesiapan RSUD Bob Bazar Kalianda, bila kemungkinan ada pasien yang terjangkit virus Corona.

Hal itu diungkapkannya, saat memeriksa ruang fisik isolasi khusus penderita virus corona yang berada di RSUD Bob Bazar kalianda, Senin (09/03/2020).

"Masalah teknisnya sesuai dari arahan pusat, nanti Bu Nana (Direktur) bersama tim hari ini juga akan melakukan rapat terkait apa yang diinginkan pemerintah pusat dalam pencegahan virus corona ini," ujarnya.

Dengan maraknya virus tersebut di berbagai belahan dunia khususnya di Indonesia, dirinya berharap Lampung Selatan dapat terbebas dari virus yang bisa mematikan itu.

"Mudah-mudahan Lampung Selatan dapat terbebas dari wabah penyakit Virus Corona, semoga hanya lewat-lewat saja dan gak ada penyakit yang singgah di Lampung Selatan," harapnya.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dr. Media Apriliana menjelaskan, pihaknya sejauh ini sudah menyiapkan ruang isolasi khusus dan juga Alat Pelindung Diri.

"Alhamdulillah kita sudah siap kalaupun ada kasus-kasus terkait virus corona. Untuk APD telah dipersiapkan namun kesiapannya tidak seperti di rumah sakit Jakarta, yang petugasnya menggunakan alat pelindung diri seperti pakaian astronot itu," jelasnya.

Untuk saat ini, RSUD Bob Bazar hanya sebatas menyiapkan rujukan, artinya bila ada susuatu pasien yang mengarah pada infeksi virus corona, akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk.

"Sementara kita hanya melakukan pengecekan terhadap pasien, bila mana terinfeksi kita akan rujuk ke RSUAM, jadi pengobatan ada disana. Artinya rumah sakit kita tidak mengobati melainkan hanya sebatas rujukan," katanya. (Red)

8 Maret 2020

Total Saat ini 6 Orang Positif Virus Corona di Indonesia

Total Saat ini 6 Orang Positif Virus Corona di Indonesia

Foto: Ist
RO, JAKARTA - Pemerintah kembali mengkonfirmasi pasien positif terjangkit virus corona (COVID-19) telah bertambah lagi dua orang.

Dengan demikian, total positif corona menjadi 6 orang. Salah satu di antaranya berasal dari cluster penyebaran virus corona di Jakarta dan terhubung dengan kasus 1 dan kasus 2.

"2 positif. Kasus 05, laki-laki 55 tahun dari tracing klaster Jakarta," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Minggu (8/3/2020) seperti dikutip dari Liputan6.com

Sementara kasus 6 adalah anak buah kapal (ABK) Diamond Princess yang sebelumnya dievakuasi dari Yokohama, Jepang. Dia dirawat di RSUP Persahabatan Jakarta.

"Kedua confirm kasus Covid, kasus 06 laki-laki 36 tahun merupakan imported case yang didapatkan saat bekerja sebagai ABK di Diamond princess," kata Yurianto.

Menurut dia, kondisi dua pasien positif corona ini dalam keadaan stabil. Keduanya tidak demam, tidak pilek, dan tidak batuk.

"Kondisi keduanya stabil tidak membutuhkan oksigen, tidak demam, tidak batuk, tidak pilek," jelas Yurianto.

Kondisi kesehatan empat warga yang positif virus Corona semakin membaik. Hal ini disampaikan Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto.

"4 positif kondisinya makin baik, pasien 1 dan 2 sudah tidak panas, tinggal tunggu hasil laboratorium," kata Achmad Yurianto dalam jumpa pers di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Dia mengatakan, kalau hasil laboratorium menunjukkan negatif hingga 2 kali pemeriksaan secara berturut turut, maka akan dipulangkan.

Sedangkan pasien 3 dan pasien 4 positif virus Corona juga sudah tidak lagi demam. Kedua pasien, kata Yurianto masih batuk-batuk dan pileknya sudah berkurang.

"Sudah tidak kelihatan letih lemah lesu. Mudah mudahan dengan perawatan bagus, sembuh dan bisa kita pulangkan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini.

Dia menjelaskan secara keseluruhan pasien positif Corona tersebut tidak menggunakan tanpa alat bantu apapun serta oksigen. Kasus 1 hingga 4 kata dia masih bisa beraktivitas seperti biasa.

"Tidak menggunakan infus, semuanya masih mampu perawatan mandiri, yang bisa makan sendiri, bisa makan sendiri, dan bisa menggunakan aktifitas yang lain," kata Yuri. (Red)

Sumber: Liputan6.com