Tampilkan postingan dengan label COVID-19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label COVID-19. Tampilkan semua postingan

16 Februari 2022

Kasus Covid-19 di Lampung Barat Kembali Bertambah

Kasus Covid-19 di Lampung Barat Kembali Bertambah

 


LAMPUNG BARAT-- Sempat mereda kali ini Kasus terkonfirmasi covid-19 sejak pertanggal 15 Februari 2022 terkonfirmasi covid-19 di Lampung Barat (Lambar) bertambah 28 kasus dibeberapa kecamatan yakni tersebar di 5 Kecamatan di Lampung Barat.


Satgas penanganan covid-19 bidang komunikasi publik dinas kesehatan Erna Yanti S.Farm.Apt MPH mewakili kepala dinas Kesehatan Widiatmoko Kurniawan menyampaikan, kali ini penambahan kasus covid-19 masing-masing kecamatan tersebut yakni kecamatan Balikbukit 11 kasus, kecamatan Sekincau 14 kasus, kecamatan Batu Brak 1 kasus, kecamatan Sukau 1 kasus, kecamatan Suoh 1 kasus.


"Kebanyakan dari 28 kasus tersebut telah melakukan perjalan keluar daerah seperti, Jakarta,Palembang, Bandar Lampung dan ada juga hasil tracing dan pedangan keliling. Dari 28 kasus tersebut saat ini ada yang isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing, dan dirawat di Puskesmas Kecamatan terkonfirmasi dan ada juga yang di rawat di Rumah Sakit Pringsewu ". Ungkapnya, Rabu (16/02/2022).


Ernapun menyampaikan harapannya kita tetap harus waspada dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan menerapkan 3M, pandemi ini belum selesai kita besinergi bersama sama dengan ikhtiar disiplin prokes, menunda berpergian keluar daerah dan tidak berkerumun jika ada keluarga yang dari berpergian keluar daerah sebaiknya diisolasi mandiri dulu.


" terkomfirmasi covid-19 dilampung Barat sejak 2020 sampai 2022 saat ini bertambah total terkonfirmasi covid-19 terhitung kasus lama 2942 dan saat ini total bertambah menjadi 2970 dengan rincian meninggal dunia 138 dan yang sudah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi 2785 kasus ",.Tutupnya (RNL)

10 Februari 2022

Kasus Meningkat, Camat dan Kades di Lamsel Diminta Aktifkan Posko Covid-19

Kasus Meningkat, Camat dan Kades di Lamsel Diminta Aktifkan Posko Covid-19


KALIANDA (RO) - Pemerintah Kabupaten  Lampung  Selatan memerintahkan kepada Camat dan Kepala Desa (Kades) diseluruh wilayah Kabupaten ini agar kembali mengaktifkan Posko Covid-19, mengingat kembali merebaknya penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.


Hal itu mengacu pada surat Nomor 414.3/0518/IV.13/2022 tentang Himbauan Protokol Kesehatan yang ditanda-tangani langsung Sekretaris Derah Lampung Selatan Thamrin, S. Sos siang ini, Kamis (10/02/2022). 


Dari surat itu, diminta kepada seluruh Camat dan Kades untuk mengambil langkah-langkah sebagai berikut : 


a. Pelaksanaan kegiatan di Desa seperti hajatan/haul,  kegiatan seni budaya, sosial keagamaan dan olahraga yang menimbulkan kerumunan maksimal kapasitas 50% dengan menggunakan aplikasi peduli lindungi dan menerapkan protokol kesehatan ketat. 


b. Mengaktifkan kembali posko Satgas Covid-19, Kecamatan dan Desa berkoordinasi dengan Uspika dan Puskesmas serta Satgas Covid-19 Kecamatan, serta mengalokasikan anggaran Dana Desa Penanggulangan Covid-19 sebesar 8%.


c. Kegiatan Musrenbang dan Lomba Desa agar dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat dan menggunakan konsumai nasi kotak. 


d. Pembatasan jam buka Restauran/Cafe/Pusat Jajajnan/Alun-Alun sampai jam 21.00 WIB kecuali restauran yang makanan dibawa pulang. 


e. Pasar tradisional/Mininarket dan kegiatan konstruksi tetap berjalan dengan protokol kesehatan. 


f. Camat agar dapat menginformasikan dan melakukan pengawasan atas Imendagri, Instruksi Gubernur Lampung, Instruksi Bupati Lampung Selatan dan Maklumat Kapolres Lampung Selatan tersebut kepada  seluruh Desa diwilayah kerja masing-masing  Kecmatan dan melaporkan secara berkala kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan. 


Plt. Kadis PMD Lamsel Erdiyansyah, SH mengatakan imbauan Pemkab tersebut diambil setelah Pemkab Lamsel mengikuti zoom meeting dengan Dirjen Pemdes Kemendagri. 


"Iya, imbauan kepada seluruh Camat Dan Kades terkait pengaktifan kembali Posko Covid-19 setelah Pemkab mengikuti Zoom Meeting dengan Dirjen Pemdes Kemendagri Rabu (09/02/2022) kemarin," kata mantan Camat Kalianda ini. (mp)

10 Agustus 2021

Diperpanjang Lagi, 6 Wilayah di Lampung Terapkan PPKM Level 4

Diperpanjang Lagi, 6 Wilayah di Lampung Terapkan PPKM Level 4

Foto: Ist (Detik.com)

RETORIKAONLINE (JAKARTA) - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 sampai tanggal 23 Agustus 2021 untuk wilayah di luar Jawa-Bali.

Menurut Luhut, PPKM terbukti efektif dalam menekan kasus COVID-19, namun masih ada daerah yang berisiko tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto, membeberkan 45 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali yang akan turut menerapkan PPKM level 4 karena dianggap paling berisiko.

"Ini adalah level 4 karena risikonya masih risiko tinggi. Di luar Jawa level 4 ada 132 kabupaten/kota, namun 45 kabupaten/kota kita tingkatkan...," kata Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021) dikutip dari Detik.com.

Berdasarkan data di Lampung sendiri ada 6 kabupaten/kota yang masuk daftar penerapan PPKM level 4 yaitu, Bandarlampung, Lampung Selatan, Lampung Barat, Tulang Bawang barat, Lampung Timur dan Pringsewu

Berikut daftar 45 kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki resiko tinggi :

Kota Banjarbaru
Kota Balikpapan
Pringsewu
Kota Pekanbaru
Bengkulu Utara
Kutai Kartanegara
Kutai Timur
Kota Palu
Tanah Laut
Bangka
Tulang Bawang Barat
Kota Banjarmasin
Lampung Timur
Siak
Kota Bandar Lampung
Kota Tarakan
Tanah Bumbu
Rokan Hulu
Banggai
Batanghari
Kota Makassar
Kota Dumai
Lampung Selatan
Paser
Barito Kuala
Poso
Kota Palembang
Kota Jayapura
Kota Medan
Kota Banda Aceh
Kota Kupang
Kota Palangkaraya
Merangin
Ende
Kota Pematangsiantar
Sumba Timur
Kotabaru
Kota Manado
Minahasa
Luwu Timur
Kota Padang
Kota Samarinda
Lampung Barat
Kota Jambi
Sikka

(**/Red)

3 Agustus 2021

13 kabupaten/Kota di Lampung Berstatus Zona Merah

13 kabupaten/Kota di Lampung Berstatus Zona Merah

Foto: Instagram Dinkes Provinsi Lampung

LAMPUNG - Dari 15 kabupaten kota di Provinsi Lampung, 13 diantaranya berstatus zona merah covid-19 berdasarkan penilaian Tim Gugus Tugas Pusat 25 Juli - 1 Agustus 2021.


13 kota tersebut yaitu, Bandarlampung, Metro, Lampung Utara, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Timur, Tanggamus, Pesisir Barat, Pringsewu, Pesawaran, Tulangbawang dan Tulangbawang Barat. 


Sedangkan 2 kabupaten lainnya yaitu, Kabupaten Way Kanan dan Mesuji, saat ini berstatus zona orange.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, total kasus covid-19 pertangga/ 3 Agustus 2021, mencapai 36.419, 27.804 dinyatakan sembuh dan 2.352 meninggal dunia.


Terkait zona merah tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, PPKM mikro harus dijalankan sesuai Immendagri level masing-masing kabupaten/kota.


"PPKM mikro mulai dari level RT / desa/ kelurahan seharusnya berjalan sesuai immendagri, InsyaAllah kita segera ada perbaikan," katanya. (Red)

27 Juli 2021

Lampung Selatan Masuk Zona Merah Covid-19

Lampung Selatan Masuk Zona Merah Covid-19

Foto: Instagram Bapeda Lampung

REOTIRKAONLINE (KALIANDA) - Lampung Selatan saat ini masuk kedalam zona merah covid-19, bersama dengan 6 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung.


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati membenarkan tentang hal itu. Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat Lampung Selatan masuk kedalam zona merah covid-19.


"Ada tiga faktor penyebab zona merah, pelayanan kesehatan / bor meningkat,  Surveilance / hasil testing tracing kasus meningkat dan Epidemiologi / penyebaran kasus bertambah dan tidak terkendali," katanya kepada Retorikaonline.com, Selasa (27/07/2021).


Dengan masuknya Lamsel kedalam zona merah, perkantoran akan diberkakukan WFH 75 persen sesuai dengan aturan dari pemerintah dan tidak menutup kemungkinan Lamsel nanti akan diberlakukan PPKM level 4.


"PPKM level 4 yang menentukan pusat. Untuk desa rt zona merah, segera lakukkan ppkm, langkah lainnya masyarakat harus disiplin 5M," ujarnya.


Sejauh ini, vaksinasi covid-19 di Lampung Selatan masih jauh dari, oleh sebab itu dirinya mengimbau agar masyarakat tetap waspada terutama saat berada ditempat keramaian.


"Tunda dulu acara yg melibatkan orang banyak, tetap 5M itu yang paling utama," tutupnya. (Red)

18 Juli 2021

Penularan Covid-19 Tak Terkendali, Nanang Minta Masyarakat Lebih Patuhi Prokes

Penularan Covid-19 Tak Terkendali, Nanang Minta Masyarakat Lebih Patuhi Prokes


RETORIKAONLINE - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, meminta kepada masyarakat Lampung Selatan untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan, mengingat perkembangan penularan covid-19 di Lampung Selatan cenderung tak terkendali. 


Hal itu disampaikan bupati Nanang Ermanto saat melaksanakan rapat koordinasi melalui virtual meeting dengan Camat Katibung, Hendra Jaya, beserta Kades, Calon Kades dan para UPT wilayah Kecamatan Katibung di Aula Sebuku, Minggu (18/07/2021). 


Tak lupa, orang nomor satu di Lampung Selatan itu, mengabsen satu persatu ASN maupun Kades dan Cakades yang mengikuti virtual meeting tersebut.


Nanang meminta kepada semua aparatur di Kecamatan Katibung, baik Camat, Kades, KUPT untuk dapat bekerja sama dan bergotong-royong menekan laju covid-19 di Lampung Selatan. 


"Penularan covid-19 saat ini luar biasa, oleh karenanya saya meminta kepada semua masyarakat Lampung Selatan untuk benar-benar menjaga protokol kesehatan. Pak Camat sebagai komandan di wilayah Kecamatan Katibung, lakukan koordinasi, gerakkan Uspika serta UPT untuk menekan laju covid-19. Sosialisasikan prokes, sosialisasikan penundaan pilkades, kontrol situasi di Katibung," ujarnya.


Dari data yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Eka Riantinawati, tren kasus covid-19 mingguan di Lampung Selatan berfluktuasi. Angka kesembuhan dari positif covid sebesar 81,6%, masih dibawah angka nasional sebesar 84,6%. Demikian juga dengan angka kematian. Angka kematian di Lampung Selatan masih cukup tinggi, yakni sebesar 5,2% dan ini masih diatas angka nasional yakni sebesar 2,6%. Sedangkan kasus aktif sebesar 13,2% masih dibawah angka nasional yakni sebesar 14,8%.


"Dari data yang disampaikan oleh Kadis Kesehatan tadi, maka saya memutuskan untuk menunda sementara pelaksanaan Pilkades serentak di Lampung Selatan Keadaan ini tentu tidak kita inginkan, tetapi jika melihat tren covid 19 di Lampung Selatan, saya harus menunda pilkades. Saya tidak ingin masyarakat Lampung Selatan lebih banyak lagi yang terpapar covid-19. Nyawa diatas segalanya," tegas Nanang. 


Tak hanya penundaan pilkades serentak, dirinya juga meminta pada saat perayaan Idul Adha, masyarakat tidak melakukan takbir keliling dan menghimbau kepada umat muslim, kiranya dapat melaksanakan ibadah shalat Idul Adha di rumah saja bersama keluarga.


"Melihat perkembangan situasi covid saat ini, tidak ada libur bagi kita, kemarin, hari ini, kita bekerja, berkoordinasi, berbuat sesuatu untuk menyelamatkan masyarakat. Dengan keikhlasan dan ketulusan kita bekerja, insya Allah kita selalu di lindungi Allah SWT," tutup Nanang. (Red)

8 Juli 2021

Warga Penengahan Bisa Nikmati Kopi dan Wedang Jahe Gratis Usai Divaksin

Warga Penengahan Bisa Nikmati Kopi dan Wedang Jahe Gratis Usai Divaksin


RETORIKAONLINE (PENENGAHAN) - Ada hal berbeda yang dilakukan pihak Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, saat mengadakan vaksinasi covid-19, Kamis (08/07/2021).


Dengan menggandeng UMKM di kecamatan setempat, warga bisa langsung menikmati suguhan kopi dan wedang jahe asli dari pengunungan Rajabasa secara gratis, usai menerima suntikan vaksin.


Hal itu dibenarkan oleh Camat Penengahan, Erdiyansyah. Menurutnya, hal seperti dilakukan pihak UMKM secara sukarela, untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19.


"Vaksin ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, saya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan dari forum UMKM yang sudah berpartisipasi dalam rangka mensukseskan Vaksinasi Covid-19 dengan memberikan berbagai minuman sehat kepada peserta, mudah-mudahan dapat menjadi amal ibadah bagi semuanya" ujarnya.


Hal senada diungkapkan Haris Lahang selaku perwakilan UMKM Penengahan yang menjelaskan bahwa selain mencoba minuman sehat gratis, peserta juga dapat membawa pulang beraneka ragam minuman sehat serta souvernir dengan harga yang cukup murah.


"Kita membuka bazar, karena produk UMKM di Kecamatan Penengahan ini sangat banyak sekali, mulai dari kopi robusta asli dari pegunungan Rajabasa, wedang jahe, souvernir, dan berbagai jajanan sehat yang dibuat dari tangan-tangan pribumi Penengahan" jelasnya. (*)

Covid-19 Lampung Selatan Tembus 64 Kasus Perharinya. Berikut Datanya

Covid-19 Lampung Selatan Tembus 64 Kasus Perharinya. Berikut Datanya


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung Selatan, menembus angka 64 kasus, pada Kamis (08/07/2021).


Kasus tersebut merupakan jumlah terbanyak perharinya, terhitung sejak periode 18 Maret 2020 hingga 8 Juli 2021.


Berdasarkan data yang diterima, total kasus positif covid-19 hingga 8 Juli 2021 ri Lampung Selatan, mencapai 1.829 kasus, 1.416 telah dinyatakan sembuh.


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati, mengimbau masyarakat lebih disiplin lagi menerapkan 5 M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan dan menguruangi mobilitas).


"Bidang kesehatan tentunya sudah tidak kurang-kurang melaksanakan 3 T (Testing, Tracing dan Treatment) ditambah dengan vaksinasi dan promkes (Promosi kesehatan).


Tak hanya itu, menurutnya pemerintah juga saat ini telah membatasi para pelaku perjalanan dengan wajib menunjukkan hasil rapid antigen/swab bebas covid serta kartu vaksinasi.


"Yang tidak punya maka tidak boleh masuk/nyebrang melalui Bakauheni dan aparat TNI/Polri akan memberikan sangsi atau tindakan tegas bagi yang masih melanggar, karena hajatan dimana-mana masih," pungkasnya. (Red)


Berikut data resminya:


Assalamualaikum Wr. Wb.


Selamat Pagi, Mohon izin mengirimkan  Laporan Perkembangan Kasus Covid 19 Kabupaten Lampung Selatan periode  tgl 18 Maret 2020 sd 8 Juli 2021

(Sumber Seksi Surveilans Imunisasi)


1. Kasus Suspek

     Total : 40

     Kasus Baru : 5

     Kasus Lama : 35


2. Kasus Probable

     Total           : 21

     Kasus baru  : 0

     Kasus Lama : 21


3. Kasus Konfirmasi (positif)

     Kasus Baru : 64

     Kasus Lama : 1.765


4. Kematian Konfirmasi

     Kasus Baru : 1

     Kasus Lama : 91


5. Konfirmasi positif masih isolasi :  257


6. Selesai Isolasi (kasus konfirmasi yang sembuh /negatif) : 1.416


7. Discarded (Bukan COVID-19) : 1.078



Wassalamualaikum Wr. Wb.

5 Juli 2021

12 Desa/Kelurahan di Lamsel Zona Merah, Bupati Minta Perketat Pengawasan Prokes

12 Desa/Kelurahan di Lamsel Zona Merah, Bupati Minta Perketat Pengawasan Prokes

Foto: Lex

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Kasus Covid-19 secara nasional terus mengalami lonjakan yang signifikan. Begitu pun di Kabupaten Lampung Selatan. Sejak dua pekan terakhir, kasus Covid-19 di Bumi Khagom Mufakat ini dilaporkan meningkat.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 12 desa/kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan saat ini berstatus zona merah.

Desa/kelurahan itu yakni, Desa Penengahan Kecamatan Penengahan, Desa Bangunan Kecamatan Palas, Desa Rejo Mulyo Kecamatan Palas, Desa Bali Agung Kecamatan Palas, Desa Kalirejo Kecamatan Palas, dan Desa Kuala Sekampung Kecamatan Sragi.

Kemudian, Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda, Desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo, Desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo, Desa Babatan Kecamatan Katibung, Desa Natar Kecamatan Natar, dan Desa Candimas Kecamatan Natar.

Menyikapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kepada Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh camat agar memperketat pengawasan dan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara konsisten.

“Ada beberapa wilayah yang sudah zona merah. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Maka pada hari ini kita sama-sama pikirkan bagaimana agar Covid-19 tidak semakin meluas seperti di Pulau Jawa,” ujar Nanang saat memimpin rapat perkembangan penanganan Covid-19 di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Senin (5/7/2021).

Hadir dalam rapat itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin beserta Asisten Setdakab, para Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur RSUD Bob Bazar dan Camat dilingkungan Pemkab Lampung Selatan.Ket foto : Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto saat memberikan arahan terkait perkembangan penanganan Covid-19 di daerah setempat. | Foto : Diskominfo

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, Satgas Covid-19 bersama seluruh pihak terkait kembali melakukan penanganan penekanan penyebaran Covid-19 secara konsisten.

Khusus kepada kecamatan yang desanya terdapat zona merah, Nanang juga menginstruksikan agar camat mengaktifkan kembali Satgas Kecamatan, membentuk posko penyekatan dan memperketat pengawasan terhadap pendatang dari luar daerah.

“Camat beserta seluruh jajaran bentuk tim posko kecamatan. Sosialisasikan kembali penerapan prokes 5 M agar terhindar dari bahaya Covid-19. Nanti kepada tim kabupaten saya juga minta bikin jadwal, mana daerah yang rawan kita kembali turun seperti awal-awal penanganan Covid-19. Kita jangan sampai lengah,” tegas Nanang.

Dalam rapat tersebut, Nanang Ermanto juga menginstruksikan kepada seluruh OPD dan Kecamatan agar menerapkan sistem bekerja dari rumah atau WFH (work from home).

Kebijakan itu untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19 di lingkungan perkantoran. Mengingat penularan Covid-19 sudah terjadi pada pegawai Sekretariat Daerah (Setda) dan sejumlah kantor OPD. Meski demikian selama menjalani WFH pegawai dilarang berpergian.

“Jadi semua OPD bikin jadwal piket, jangan terlalu ramai yang di kantor. Kita terapkan WFH. Untuk yang pelayanan bisa disesuaikan, jangan sampai kosong. Tapi jangan selagi WFH ada yang pegawai yang malah berpergian. Ini salah juga,” tukas Nanang.

Selain itu, Nanang Ermanto juga memerintahkan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak dilingkungan perkantoran masing-masing OPD hingga desa-desa yang termasuk zona merah.

“Tim buat jadwal, kita lakukan penyemprotan. Kalau bisa dua hari sekali. Termasuk lingkungan perkantoran juga dua hari sekali disemprot,” imbuh Nanang. (Az/Red)

30 Juni 2021

Belasan Pegawainya Terpapar Covid, Dinkes Lamsel Terapkan WFH

Belasan Pegawainya Terpapar Covid, Dinkes Lamsel Terapkan WFH


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, menerapkan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah sejak Rabu (30/06/2021).


Hal itu dilakukan lantaran ada 15 pegawainya yang terpapar Covid-19 dan juga sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati membenarkan hal tersebut. Menurutnya, WFH akan dilakukan hingga Jumat (02/07/2021).


"Cuma WFH 3 hari untuk semprotkan disinfektan seluruh ruangan. Senin buka lagi," kata Eka saat dihubungi.


Dirinya melanjutkan, belasan pegawai yang terpapar tersebut, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri rumahnya masing-masing.


"Satu-satunya jalan WFH untuk menghindari penularan dan kita harus lebih berhati-hati karena kawan-kawan ini yang memang berhadapan dengan orang banyak. Kita tingkatkan tracing dan treatment untuk yang isoman," terangnya.


Walaupun sedang melakukan WFH, pihaknya tetap melayani surat menyurat bagi masyarakat yang memang membutuhkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan.


"Kalau yang sifatnya darurat kita tindaklanjuti," pungkasnya. (Red)



16 Maret 2021

Anggota PWI Lambar Divaksin Dosis Kedua

Anggota PWI Lambar Divaksin Dosis Kedua


RETORIKAONLINE (LAMPUNGBARAT) - Sebanyak 19 orang anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Barat (Lambar) menerima vaksinasi tahap pertama gelombang kedua yang terdiri dari ketua (PWI) juga pengurus termasuk anggota. 


Dalam acara tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin dan Ismun Zani selaku penasehat PWI Lambar yang digelar di aula dinas kesehatan sehingga menjadi prioritas utama penerima vaksin covid-19. Selasa (16/03/2021)


Ketua PWI Lambar, Vicky Andreas fiqurullah saat dikonfirmasi menyampapaikan," iya, hari ini ada19 pengurus PWI yang alhamdulilah berjalan dengan lancar sampai dengan selesai dan yang divaksin terdiri dari dewan penasehat, ketua, sekretaris, bendahara dan anggota. Katadia


19 orang tersebut alhamdulilah tidak ada kendala sehingga bisa mengikuti vaksin semua pada hari ini juga harapan kepada teman teman media semua tetap bersemangat dan semoga setelah kita di vaksin ini kita terhindar dari paparan covid-19 yang belum mereda saat ini. Lanjutnya


Dalam vaksinasi tahap pertama gelombang kedua ini anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengurus menjadi prioritas penerima. Hal itu dikarenakan mereka memiliki resiko yang tinggi akan penularan virus corona. Karena tugas para jurnalis dalam menembus narasumber yang akan di informasikan ke publik selalu berhadapan dengan orang banyak atau selalu berkontak erat dangan orang yang cukup banyak.


" meskipun telah menerima vaksin namun para Wartawan ini tetap diminta mematuhi anjuran pemerintah yang telah ditetapkan seperti menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ada." Tutupnya (RNL)

3 Maret 2021

Giliran Pejabat Eselon II Pemkab Lamsel Terima Vaksin Covid-19

Giliran Pejabat Eselon II Pemkab Lamsel Terima Vaksin Covid-19

Kepala Dinas Pendidikan Lamsel, Thomas Amirico | Foto: Ist

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Sejumlah pejabat eselon II dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalani vaksinasi Covid-19 di RSUD Bob Bazar, Rabu (3/3/2021).

Direktur RSUD Bob Bazar Lampung Selatan, dr. Media Apriliana menjelaskan, total pejabat dan ASN yang ikut menjalani vaksinasi gelombang kedua tersebut sebanyak 70 orang.

“Hari ini yang kita vaksinasi sebanyak 70 orang. Terdiri dari pejabat eselon II, Kepala OPD dan pegawai dilingkungan sekretariat daerah. Jadwalnya dari Dinas Kesehatan, kami (rumah sakit) yang melaksanakan,” ujar Nana sapaan akrab Direktur RSUD Bob Bazar ini.

Nana menyebut, vaksinasi bagi pejabat dan pegawai dilingkungan sekretariat daerah itu merupakan yang pertama. Dan akan kembali dilakukan yang kedua 14 hari ke depan.

“Ini vaksin yang pertama. Mereka akan kembali di vaksinasi yang kedua pada tanggal 17 Maret 2021 mendatang,” kata Nana.

Dari pantauan tim ini, sebelum menjalani vaksinasi, tim medis terlebih dahulu memeriksakan kesehatan para pejabat dan ASN dilingkup sekretariat daerah. Namun, setelah dilakukan skrining, tidak semuanya memenuhi syarat vaksinasi dan harus ditunda.

“Memang ada beberapa pejabat yang ditunda, tapi tidak masalah. Nanti kita jadwalkan kembali yang hari ini datang tetapi tidak bisa di vaksin. Sementara kita tunda, mudah-mudahan nanti kondisinya sudah lebih baik dan bisa menjalani vaksinasi,” kata Nana.Pejabat eselon II Pemkab Lampung Selatan tegang saat disuntik vaksin Covid-19. | Foto : Diskominfo

Sementara, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Pemkab Lampung Selatan, Supriyanto, S.Sos, MM yang juga ikut menjalani vaksinasi mengatakan, vaksinasi itu dilakukan sesuai anjuran pemerintah. Terlebih mobilitas tugas pejabat yang rentan terpapar Covid-19.

“Hari ini vaksinasi gelombang kedua atau tahap kedua. Semua pejabat sangat antusias, karena memang sudah dianjurkan oleh pemerintah,” kata Supriyanto.

Usai di vaksin, Supriyanto pun mengingatkan kepada ASN atau masyarakat tidak menolak vaksin jika sudah mendapatkan jatah. Ia menyatakan vaksin Covid-19 aman dan halal.

“Alhamdulillah aman, dan nyaman-nyaman saja. Saya rasa semua akan patuh menjalani vaksinasi. Karena selain untuk yang bersangkutan, vaksinasi ini untuk kepentingan bersama guna memutus penyebaran Covid-19,” kata Supriyanto.

Senada disampaikan Supriyanto. Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, SH mengimbau masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut untuk di vaksin Covid-19.

“Vaksin ini kan tujuannya baik, untuk membentuk kekebalan tubuh dari Covid-19. Jangan sampai penyebaran Covid-19 semakin meluas. Jadi masyarakat tidak usah takut, jangan mendengarkan isu-isu yang tidak bisa dipertangungjawabkan kebenarannya,” imbuhnya.

Setelah menjalani vaskinasi, mantan Kepala BKD Lampung Selatan ini pun mengaku tidak merasakan efek apapun setelah 30 menit.

“Aman, tidak apa-apa. Biasa-biasa saja. Jadi jangan takut untuk di vaksin. Kami (pejabat), pak bupati dan Forkopimda sudah memberi contoh supaya masyarakat tidak ragu. Dengan vaksin, pejabat dan masyarakat bisa terhindar dari Covid-19,” tandasnya. (Az)
Kasus Positif Covid-19 di Lampung Barat Bertambah 2 Kasus

Kasus Positif Covid-19 di Lampung Barat Bertambah 2 Kasus


RETORIKAONLINE (LAMPUNG BARAT) - Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung Barat, kembali bertambah 2 kasus.


"Dari total 2 kasus terbaru yang merupakan hasil tracing sebelumnya bukan kasus terbaru, yang berasal dari dua Kecamatan , " kata Erna Yanti, selaku Satgas covid-19 Bidang Komunikas, Dinkes Lampung Barat Rabu (03/03/2021).


Sejumlah 2 kasus terbaru itu  yakni berasal dari 2 Kecamatan yang berada diwilayah Lampung Barat masing masing yakni, Kecamatan Balik Bukit dan Kecamatan Lombok Seminung 1 kasus.


"Kita tidak bisa menduga-menduga kapan dan dimana tersebarnya virus Covid-19 ini, bisa saja hari ini bertambah besok berkurang atau bahkan Nihil, yang wajib kita lakukan ikhtiar Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, patuhu anjuran pemerintah yang telah ditetapkan," lanjutnya 


Dengan bertambahnya 2 kasus terkonfirmasi positif covid-19 hari ini menambah total terkonfirmasi di Bumi Beguwai Jejama Sai Betik ini menjadi 401 kasus yang terhitung sejak tahun 2020.


"Rincian 12 orang meninggal dunia dan 36 sedang menjalani isolasi juga 365 dinyatakan sehat atau sembuh," pungkasnya. (RNL)

2 Maret 2021

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Puluhan wartawan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjalani vaksinasi Covid-19;di Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (2/3/2021). 


Berdasarkan tahapan, sejumlah wartawan melakukan verifikasi data diri dan dilanjutkan sesi pendaftaran. Kemudian, para pewarta ini dilakukan screening, setelah itu baru disuntik vaksin. 


Sementara, saat discreening jika terdapat tensi darah tinggi, petugas kesehatan menyarankan untuk menunda suntik vaksin beberapa saat. Wartawan diberikan obat terlebih dahulu agar tensi darah dapat turun. 


Menurut wartawan Radar Lamsel, Idho Mai Saputra, dirinya tidak merasakan efek berlebihan usai divaksin dan berharap setelah divaksin dapat meminimalisir akan terserang bahaya Virus Corona. 


"Semoga covid cepat berlalu. Tetapi, meskipun kita sudah di vaksin, bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan,"imbuhnya.


Ditempat yang sama, Dony wartawan Media-baru.com mengatakan hal yang sama. Menurutnya, tidak ada efek yang dirasa usai menerima vaksin covid-19.


"Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid-19," katanya.


Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (PPMTM), Dinas Kesehatan Lamsel,  Kristi Endarwati menyatakan, usai divaksin para wartawan disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan protokik kesehatan. 


"Setelah vaksin pertama, 14 hari kedepan akan dilakukan vaksinasi tahap ke-II," Tukasnya. 


KUPT Puskesmas Way Urang, Saiful Anwar menjelaskan, vaksin covid-19 berjenis sinovac ini telah diuji aman dan yang pasti halal.


"Kita lakukan vaksinasi sesuai dengan SOP pemerintah, jika terdapat kendala saat screening hasil tekanan darahnya cukup tinggi, disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu," katanya.


Tak hanya hasil screening, saat pendaftaranpun pihaknya menemukan adanya kesalahan nama yang tidak sesuai dengan NIK. 


"Ya nama dengan NIK beda, nanti kita cek kembali dan kalau masih beda kami minta pemilik nama lapor terlebih dahulu di Disdukcapil," lanjutnya.


Nanti, penerima vaksin mengikuti vaksin kedua 14 hari setelah vaksin pertama dan dilakukan screening ulang lagi.


"Tetap akan screening ulang, karena bisa saja saat akan divaksin tahap kedua, kondisi badannya tidak vit," pungkasnya. (Red)

22 Februari 2021

Kasus Positif Covid-19 di Lambar Bertambah 25 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Kasus Positif Covid-19 di Lambar Bertambah 25 Kasus, 1 Meninggal Dunia


RETORIKAONLINE (LAMPUNG BARAT) - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung Barat, mengalami penambahan yang cukup signifikan.


Dalam satu hari, kasus covid-19 di Lampung Barat bertambah sebanyak 25 kasus dengan satu kasus diantaranya meninggl dunia.


Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Satgas Covid-19 Bidang Komunikasi Publik, Dinas Kesehatan Lampung Barat, Erna Yanti menyampaikan, tambahan kasus tersebut tersebar di lima kecamatan


"Kecamatan Balikbukit 14 kasus,  kecamatan Limbok Seminung 5 kasus, kecamatan Batu Brak 3 kasus, kecamatan Belalau 2 kasus dan kecamatan Sumberjaya 1 kasus. Satu kasus meninggal dunia, yaitu berasal dari Kecamatan Belalau," katanya, Senin (22/02/2021)


Dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi positif tersebut, dirinya menginbau agar semua masyarakat wajib melakukan ikhtiar Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.


"Total terkonfirmasi di Bumi Beguwai Jejama Sai Betik ini menjadi 381 kasus yang terhitung sejak tahun 2020 dengan rincian 12 orang meninggal dunia dan 52 sedang menjalani isolasi juga 317 dinyatakan sehat atau sembuh," pungkasnya. (RNL)

17 Februari 2021

Pegawai RSIA Bunda Liwa dan Ibu Menyusui Divaksin Covid-19 Tahap Dua

Pegawai RSIA Bunda Liwa dan Ibu Menyusui Divaksin Covid-19 Tahap Dua


RETORIKAONLINE (LAMPUNGBARAT) - Sebanyak 58 pegawai Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Bunda Liwa mendapat giliran pelaksanaan penyuntikan vaksin covid-19 tahap dua, Rabu (17/02/2021).


Yusmalasari selaku owner RSIA Bunda Liwa menyampaikan, sebanyak 58 orang yang divaksin kali ini termasuk 16 orang yang ditunda tahap pertama serta 5 orang ibu yang sedang menyusui.


"Nyaman-nyaman saja tidak ada gejala apa-apa mudah-mudahan sama seperti yang pertama sampai saat ini saya sehat saja," katanya.


Dirinya juga menjelaskan ditahap kedua ini seluruh pegawai RSIA sebanyak 58 orang mingikuti vaksin covid-19, terkait peraturan baru bahwa ibu menyusui boleh mengikuti vaksin.


"Imbauan untuk masyarakat Lampung Barat nanti ada penguman penjadwalan vaksin, jangan takut karna ini termasuk menjaga imun pada tubuh silahkan cek datang kepuskes lengkapi persyaratannya jangan ragu untuk vaksin karna aman dan sehat," ujar Bunda Yus sapaan akrabnya. (RNL)

4 Februari 2021

Lampung Barat dan Pesisir Barat Sepakat Tak Ada Larangan Pedagang Sayur Keliling Berjualan

Lampung Barat dan Pesisir Barat Sepakat Tak Ada Larangan Pedagang Sayur Keliling Berjualan


LAMPUNG BARAT (RO) - Saat ini tak sedikit masyarakat yang mulai dihantui oleh penyebaran corona virus disease (covid-19) yang semakin hari semakin banyak penyebarannya.


Tak terkecuali para pedagang sayur keliling yang berada di Kabupaten Lampung Barat, karena adanya info yang tidak memperbolehkan berdagang ke Kabupaten Pesisir Barat.


Info tersebut bukan tanpa alasan, karena masyarakat takut dengan adanya pedagang sayur keliling dikhawatirkan membuat cluster baru di kedua daerah tersebut.


Oleh sebab itu, Pemkab Lampung Bart dan Pemkab Pesisir Barat mengadakan rapat kesepakatan bersama dalam rangkang antisipasi penyebaran virus covid-19 dimasa pandemi pada, Rabu (03/02/2021).


Rapat yang digelar digedung sekretariat Kabupaten Pesisir Barat itu, dipimpin oleh Asisten I Pemkab Pesisir Barat, Audi Nardi.


Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Kopersi dan Perdagangan Lampung Barat, Junaidi Jamsari menyampaikan, hasil dari rapat kemarin antara dua kabupaten tersebut tidak ada larangan berdagang sayur keliling.


"Hanya tetapi melakukan pengecekan baik dari suhu tubuh dan penerapan prokes diperbatasan antara dua kabupaten tersebut," kata dia kamis (04/02/2021).


Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 yang belum juga mereda dimasa pandemi ini.


"Kita juga memintak kepada masyarakat hususnya masyarakat lampung barat untuk waspada dan berhati hati dan juga untuk masyarakat yang berdagang sayur keliling jika marasa kurang sehat badan untuk jangan dulu berdagang untuk saat ini pedagang yang masih aktif sekitaran 30 orang aktif setiap hari," pungkasnya. (RNL)

3 Februari 2021

Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 di Lambar Masih Direkap

Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 di Lambar Masih Direkap


LAMPUNG BARAT (RO) - Penyebaran covid-19 di Lampung Barat masih terjadi lonjakan. Hal itu yang membuat Pemkab Lampung Barat, belum bisa menyebutkan besaran penggunaan anggaran penanganan covid-19.  


Hal itu diungkapkan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Barat, Okmal.


"Untuk anggaran covid-19 di Lampung Barat 2021 sampai saat ini belum bisa disebutkan, karena masih dalam rekapan dikarenakan penyebaran covid-19 masih meningkat untuk saat ini," jelasnya saat ditemui retorikaonline.com, Rabu (03/02/2021).


Namun menurutnya, sejauh ini rekapan yang sudah berjalan diantaranya seperti dinas sosial, dinas kesehatan termasuk kantor Satuan Polisi Pamong Praja (satpol pp).


"Jadi kita masih melakukan rekapan dari masing-masing Dinas tersebut, untuk saat ini kita belum bisa menyebutkan berapa banyak anggaran yang dikeluarkan tetapi  ditahun 2020 lalu anggaran untuk covid-19 ini mencapai lebih kurang 23 milyar lebih," bebernya.


Dilain sisi, apakah ditahun 2021 akan terjadi recofusing anggaran, pihaknya menyampaikan belum ada kepastian dan berharap tidak diberlakukan.


"Kita berharap jangan ada recofusing anggaran, karena jika terkonfirmasi covid-19 meninggkat otomatis butuh dana yang cukup banyak meskipun untuk saat ini masih dalam rekapan nanti kalau sudah selesai kami konfirmasi lebih lanjut," pungkasnya. (RNL)

Puluhan Pegawai RSIA Liwa Disuntik Vaksin Covid-19

Puluhan Pegawai RSIA Liwa Disuntik Vaksin Covid-19


LAMPUNG BARAT (RO) - 58 orang pegawai RSIA (Rumah Sakit Ibu Anak) Liwa mendapatkan giliran vaksinasi covid-19, Rabu (03/02/2021).


"Ya, seluruh pegawai di RSIA hari ini Alhmdulillah mendapat giliran penyuntikan vaksin covid-19 dan diawali dengan penyuntikan vaksin kepada saya , " ungkap Yusmalasari Direktur Utama Liwa Sehat Madani, Owner RSIA Bunda Liwa.


Usai disuntik vaksin, Yusmalasari mengaku lebih tenang setelah mendapat suntikan vaksin, karena tidak ada rasa apa-apa saat disuntik.


"Nyaman. Karena nggak ada rasa apa-apa waktu di vaksin. Jadi kepada masyarakat saya menghimbau Jangan khawatir, santai saja jangan takut nanti bila waktu mendapat giliran di vaksin," jelas Bunda Yus sapaan akrabnya.


Bunda Yus juga menjelaskan, ada pegawainya yang tidak lolos screning saat akan disuntik vaksin.


"Mereka yang tidak mendapat suntikan vaksin pada hari ini karna tensi tinggi, rematik dan lagi batuk pilek, ada 8 ( delapan) orang yang ditunda, besok-besok dicoba lagi, semoga tensinya turun, setelah menfapat pengobatan," pungkasnya. (RNL)

2 Februari 2021

Kasus Covid-19 di Lampung Barat Kembali Bertambah, Satu Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 di Lampung Barat Kembali Bertambah, Satu Meninggal Dunia


LAMPUNG BARAT (RO) - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Barat, kembali bertambah sebanyak 12 kasus, satu kasus diantaranya meninggal dunia.


Menurut Bidang Komunikasi Publik Satgas covid-19 Dinas Kesehatan Lampung Barat, Erna Yanti mendampingi Kepala Dinas, Paijo, kasus meninggal dunia dari Kecamatan Balik Bukit dan telah dimakamkan sesuai protokol kesehatan. 


" Kecamatan Balikb Bukit dua orang, satu diantaranya meninggal dunia, Lumbokseminung tiga orang, Batu Ketulis dua orang, Sumberjaya dua orang, Waytenong dua orang, Airhitam satu orang," katanya, Selasa (02/02/2020).


Dirinya mengimbau, seluruh masyarakat wajib melakukan potokol Kesehatan (Prokes) yang ketat sesuai dengan anjuran dari pemerintah.


"Dengan bertambahnya 12 kasus terkonfirmasi positif covid-19 hari ini menambah total terkonfirmasi di bumi beguwai jejama menjadi 289 kasus dengan rincian 11 orang meninggal dunia dan 197 dinyatakan sembuh," ujarnya. (RNL)